
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keputusan Presiden Prabowo Subianto menetapkan empat pulau sengketa — Pulau Panjang, Pulau Lipan, Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek — sebagai bagian dari wilayah Provinsi Aceh disambut positif oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Kedua pemimpin daerah menegaskan pentingnya menjaga persatuan, persaudaraan, dan keharmonisan di tengah masyarakat. Keputusan yang diumumkan dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan ini menandai berakhirnya polemik administratif yang telah berlangsung selama puluhan tahun antara dua provinsi bertetangga.
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. “Ini adalah sejarah kecil namun berarti besar bagi hubungan antara Aceh dan Sumatera Utara,” ujar Mualem.
Ia menegaskan bahwa tidak ada pihak yang dirugikan, karena yang terpenting adalah bahwa keempat pulau tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Semoga tidak ada lagi persoalan. Aman, damai, dan rukun adalah harapan kita semua,” tambahnya.
Kajian Historis
Senada, Bobby Nasution menekankan bahwa keputusan ini diambil bukan secara sepihak, melainkan melalui kajian dokumen historis yang sah, termasuk Keputusan Mendagri No. 111 Tahun 1992 dan Peta Topografi TNI AD tahun 1978. Ia mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi menyesatkan.
“Ini bukan soal menang atau kalah, tetapi soal menjaga kehormatan dan persatuan bangsa,” ujar Bobby. “Kami percaya, sebagai dua provinsi yang bertetangga dan bersaudara, Aceh dan Sumatera Utara akan terus hidup berdampingan dalam damai dan saling menghormati.”
Bobby juga menyebut bahwa penandatanganan surat batas wilayah yang dilakukannya bersama Mualem hari ini menjadi simbol komitmen kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan secara damai dan bermartabat.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa keputusan ini merupakan hasil validasi dokumen yang kuat dan diharapkan menjadi solusi permanen. “Ini bukan sekadar soal batas wilayah, tapi bagaimana kita membangun semangat kebersamaan untuk kemajuan bangsa,” ujarnya.
Pemerintah pusat berharap bahwa dengan berakhirnya polemik ini, semangat persatuan antara Aceh dan Sumatera Utara semakin kuat. Keputusan ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah administratif, tetapi juga memperkuat solidaritas antar daerah dalam kerangka NKRI. (ct)
Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama
JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...
Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...
Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina
JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Pengusaha Wanti-wanti Risiko Fiskal di Balik Penahanan Harga BBM Pimpinan...
Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM
JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...
Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...
Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa
JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...
Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA
JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...
Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...
Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan
SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...
Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot
JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...
Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya
JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....
12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”
JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...