
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memutuskan untuk tidak mengubah target setoran pajak dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, penerimaan pajak tahun depan tetap dipatok di angka Rp2.357,7 triliun, sebagaimana usulan awal RAPBN.
Wakil Menteri Keuangan, Anggito Abimanyu, menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. Menurutnya, pemerintah masih memiliki ruang untuk memperbaiki sistem perpajakan tanpa harus menaikkan target.
“Masih ada ruang untuk improvement. Dari sisi kepatuhan, administrasi, kita punya joint program. Ada strategi ekstensifikasi, tetapi tidak menambah beban bagi wajib pajak,” ujar Anggito usai Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Kamis (18/9).
Lebih jauh, Anggito menyebut salah satu instrumen yang diandalkan adalah implementasi coretax system. Sistem inti administrasi perpajakan canggih yang dimiliki Direktorat Jenderal Pajak ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak, sekaligus memberikan kepastian dalam pembayaran.
“Hak-hak wajib pajak akan lebih transparan dan mudah dideteksi. Dengan coretax, administrasi menjadi lebih sederhana, akurat, dan akuntabel,” jelasnya.
Penurunan PPN
Di tengah pembahasan RAPBN, isu penurunan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 8 persen kembali mencuat. Namun, Anggito menegaskan hal itu belum masuk agenda pemerintah. “Belum ada pembicaraan internal mengenai penurunan tarif PPN ke 8 persen,” tegasnya.
Isu tersebut muncul sejak wacana kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen pada 2025 dibatalkan. Presiden Prabowo Subianto memutuskan tarif 12 persen hanya berlaku untuk barang-barang mewah.
Lembaga riset Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bahkan sempat merilis laporan pada 2024 berjudul “PPN 12 Persen: Pukulan Telak Bagi Dompet Gen Z dan Masyarakat Menengah ke Bawah”. Dalam laporan itu, CELIOS menilai PPN 8 persen bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.
“Jika tarif PPN diturunkan ke 8 persen, PDB berpotensi naik Rp133,65 triliun dan konsumsi masyarakat meningkat 0,74 persen,” tulis laporan tersebut.
Meski target pajak tidak berubah, pemerintah dan Banggar DPR sepakat melakukan revisi terhadap postur RAPBN 2026. Pendapatan negara naik menjadi Rp3.153,6 triliun, sedangkan belanja negara bertambah menjadi Rp3.842,7 triliun.
Penerimaan perpajakan dipatok Rp2.693,7 triliun, dengan penerimaan pajak tetap Rp2.357,7 triliun, sementara kepabeanan dan cukai meningkat menjadi Rp336 triliun.
Keseimbangan primer juga diperbaiki dari Rp39,4 triliun menjadi Rp89,7 triliun, meski defisit anggaran ikut melebar menjadi Rp689,1 triliun atau setara 2,68 persen dari PDB.
Dengan langkah ini, pemerintah menegaskan fokus 2026 adalah reformasi sistem perpajakan ketimbang mengejar angka lebih tinggi. Target yang realistis diharapkan memberi ruang bagi Ditjen Pajak memperkuat basis data, mendorong kepatuhan sukarela, dan menjaga stabilitas ekonomi tanpa membebani masyarakat. (tb)
Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden
JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...
Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional
JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...
Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal
JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...
Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang
JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...
Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun
BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...
Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari
JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...
Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal
JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...
Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia
NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...
KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun
NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...
Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Vice President...
Pengusaha Wanti-wanti Risiko Fiskal di Balik Penahanan Harga BBM
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kalangan pengusaha mengapresiasi langkah pemerintah menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global akibat konflik Timur Tengah. Namun, kebijakan...
Harga BBM Nonsubsidi Belum Naik, Pertamina Tanggung Selisih Sementara
NEWSEAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tetap stabil meski terjadi lonjakan harga minyak dunia. Untuk sementara, selisih harga tersebut ditanggung oleh...

