Hukum Kriminal

Kasus Korupsi Laptop, Kejagung Panggil Nadiem Makarim

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 20 Juni 2025 16:04 WIB
Kasus Korupsi Laptop, Kejagung Panggil Nadiem Makarim
NEWSREAL.ID - PENGADAAN DIGITALISASI: Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (tengah) bersama kuasa hukum Hotman Paris (kanan) menjawab pertanyaan media terkait dugaan korupsi dalam proyek pengadaan digitalisasi pendidikan di lingkungan Kemendikbudristek periode 2019-2022. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA – Kejaksaan Agung akan memanggil mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk diperiksa sebagai saksi. Pemanggilan tersebut dalam rangka menelusuri alur pengawasan dan tanggung jawab dalam pengadaan laptop Chromebook pada Program Digitalisasi Pendidikan 2019–2022,.

Pemanggilan dijadwalkan pada Senin, 23 Juni 2025 pukul 09.00 WIB di Gedung Bundar Kejagung. Pemeriksaan akan dilakukan oleh penyidik dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

“Pemeriksaan ini diperlukan untuk menggali sejauh mana fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Nadiem saat menjabat sebagai Mendikbud, khususnya dalam proses pengadaan perangkat Chromebook,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, Jumat (20/6).

Permufakatan Jahat

Menurut Harli, penyidik tengah mendalami dugaan pemufakatan jahat dalam proses pengadaan perangkat TIK, yang diarahkan sedemikian rupa agar proyek menggunakan sistem Chrome OS, meski hasil uji coba sebelumnya menunjukkan ketidakefisienannya.

“Sudah ada indikasi bahwa tim teknis diarahkan untuk menyusun kajian seolah-olah kebutuhan laptop berbasis Chrome mendesak. Padahal, uji coba terhadap 1.000 unit pada 2019 sudah menyatakan sebaliknya,” jelas Harli.

Kejagung menilai keterangan Nadiem sebagai mantan pejabat yang bertanggung jawab pada masa itu akan menjadi kunci untuk mengungkap bagaimana pengambilan keputusan strategis dilakukan, dan siapa saja pihak yang terlibat dalam pengondisian pengadaan.

Sementara itu, Nadiem Makarim menyatakan kesiapannya untuk hadir memenuhi panggilan penyidik dan memberikan keterangan yang diperlukan dalam penyidikan kasus yang menyeret sejumlah nama itu.

Kasus ini mencuat sebagai salah satu dugaan korupsi di sektor pendidikan yang nilainya cukup signifikan dan mendapat sorotan publik, mengingat proyek pengadaan tersebut digulirkan dengan dalih mendukung digitalisasi sekolah pascapandemi. (ct)

Berita Terbaru

Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...

Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...

243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....

Leave a comment