Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Puspom TNI Didesak Buka Identitas Pelaku Teror Air Keras Aktivis Kontras

Tim Redaksi, Admin
Senin, 23 Maret 2026 22:59 WIB
Puspom TNI Didesak Buka Identitas Pelaku Teror Air Keras Aktivis Kontras
NEWSREAL.ID - KETERANGAN PERS: Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto (kedua kanan) bersama Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto, Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah, dan Kababinkum Laksamana Muda Farid Maru menyampaikan keterangan pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Desakan terhadap Puspom TNI untuk bersikap transparan menguat dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) meminta agar identitas para pelaku dibuka ke publik, termasuk merilis foto keempat prajurit yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam keterangannya, TAUD menyebut bahwa Puspom TNI telah mengamankan empat personel TNI yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Mereka masing-masing berinisial Kapten NDP, Letnan Satu SL, Letnan Satu BHW, dan Sersan Dua ES.

TAUD menilai langkah transparansi penting dilakukan agar publik dapat melakukan verifikasi independen atas proses hukum yang berjalan. Mereka mendorong agar para pelaku tidak hanya disebutkan identitasnya secara inisial, tetapi juga ditampilkan secara terbuka di hadapan publik.

“Kami mendesak agar Puspom TNI merilis foto atau menghadirkan langsung para pelaku, sehingga masyarakat bisa memastikan proses penegakan hukum berjalan secara akuntabel,” demikian pernyataan TAUD, Senin (23/3/2026).

Selain itu, TAUD mengaku telah melakukan investigasi independen terkait insiden tersebut. Hasilnya, ditemukan indikasi bahwa penyerangan terhadap Andrie Yunus melibatkan lebih dari empat orang. Berdasarkan temuan tersebut, terdapat belasan individu yang diduga terlibat dan saling berkoordinasi sebelum aksi penyiraman terjadi.

Pergerakan Pelaku

Dugaan ini diperkuat dari rekaman kamera pengawas milik YLBHI yang memantau pergerakan para pelaku. TAUD menilai serangan ini bukan tindakan spontan, melainkan bagian dari operasi yang terstruktur dan terorganisasi. Oleh karena itu, mereka mendesak aparat penegak hukum untuk tidak berhenti pada pelaku lapangan semata.

“Kami menduga kuat adanya jaringan yang lebih besar dan terlatih. Penyelidikan harus mengungkap tidak hanya pelaku eksekutor, tetapi juga aktor intelektual dan pihak yang memberikan dukungan operasional,” tegas TAUD.

Sebelumnya, Puspom TNI menyatakan telah menetapkan empat prajurit dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI sebagai terduga pelaku. Keempatnya diketahui berasal dari satuan Detasemen Markas (Denma) BAIS TNI, dengan latar belakang matra angkatan laut dan angkatan udara.

Komandan Puspom TNI, Yusri Nuryanto, memastikan bahwa seluruh tersangka telah diamankan dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif. Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis ini memicu perhatian luas publik dan berbagai pihak, mengingat dugaan keterlibatan aparat serta indikasi adanya jaringan terorganisasi di balik aksi tersebut. Tekanan terhadap transparansi dan akuntabilitas pun terus menguat seiring proses hukum yang masih berjalan. (tb)

Berita Terbaru

Diduga Hasil Perasan, KPK Sita Uang Rp 2,7 dan Barang Merah dari Bupati Tulungagung

JAKARTA,newsreal.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan status tersangka kepada Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo atas tuduhan kasus pemersan. Ia pun mengenakan rompi oranye di...

Resmi Kenakan Rompi Kuning, Bupati Tulungagung Ucapkan Maaf

JAKARTA,newsreal.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam dugaan kasus kasus dugaan korupsi pemerasan. Sesuai mekanismenya Bupati Tulungagung ini...

KPK Amankan Uang Ratusan Juta Saat OTT di Tulungagung

TULUNGAGUNG,newsreal.id – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, bersama 16 orang saksi diamankan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada operasi senyam yang digelar, Jumat (10/4). Dalam...

Bupati Tulungagung Kena OTT, Belasan Saksi Dibawa ke Jakarta

TULUNGANGUNG,newsreal.id – Komisi Pembeantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Operasi senyap dilakukan pada Jumat (10/4). Dalam tangkap tangan...

Pelaku Penyelewengan BBM-Elpiji Bersubsidi Disikat Habis, Ini Pesan Bareskrim

NEWSREAL, Jakarta – Tak ada toleransi yang diberikan kepada pihak yang memanfaatkan subsidi BBM dan elpiji. Tindakan tegas diberikan kepada pihak yang berani melanggar hal...

Menteri HAM Natalius Pigai Optimistis Peradilan Kasus Andrie Yunus Transparan

NEWSREAL, Jakarta – Proses peradilan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus harus diusut...

Kepala BNN Usulkan Mekanisme Penyadapan untuk Penindakan Kasus ini

NEWSREAL, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusulkan adanya penerapan proses penyadapan dalam upaya penindakan kasus narkotika. Langkah penindakan penyadapan ini dilakukan sejak tahapan penyelidikan....

Andrie Yunus Angkat Bicara Usai Disiram Air Keras

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Aktivis HAM, Andrie Yunus, akhirnya menyampaikan pernyataan pertamanya usai menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal. Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan media...

KPK Dalami Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa dalam Kasus Sudewo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan praktik pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa yang menyeret Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Salah satu fokus...

Polisi Bongkar Praktik Oplos Elpiji di Karanganyar, Dua Pelaku Ditangkap

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah mengungkap praktik penyalahgunaan gas elpiji bersubsidi di Kabupaten Karanganyar. Dalam kasus ini, dua tersangka berhasil diamankan...

Aspidum Kejati Jatim Dicopot Usai Diamankan Tim Internal Kejagung

NEWSREAL.ID, SURABAYA- Kejaksaan Agung RI resmi mencopot Joko Budi Darmawan dari jabatannya sebagai Asisten Pidana Umum (Aspidum) di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur setelah diamankan oleh...

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke TNI, Polda Metro Hentikan Penanganan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis sekaligus Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus telah resmi dilimpahkan kepada pihak...