Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Polisi Periksa Tujuh Saksi dan Analisis 86 CCTV Usut Teror Air Keras ke Aktivis Kontras

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 16 Maret 2026 22:36 WIB
Polisi Periksa Tujuh Saksi dan Analisis 86 CCTV Usut Teror Air Keras ke Aktivis Kontras
NEWSREAL.ID - KONFRENSI PERS: Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung saat konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Polisi terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus.

Hingga kini, penyidik telah memeriksa tujuh orang saksi serta menganalisis rekaman dari 86 kamera pengawas (CCTV) untuk mengungkap pelaku teror tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold Hutagalung mengatakan pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan setelah kasus tersebut resmi naik ke tahap penyidikan. “Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan dalam bentuk BAP terhadap tujuh orang saksi,” ujar Reynold dalam konferensi pers, Senin (16/3/2026).

Kasus ini diduga mengandung unsur pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 467 ayat (2) dan Pasal 468 ayat (1) KUHP. Adapun tujuh saksi yang telah dimintai keterangan yakni Ipda Dede Saepudin selaku pelapor dan perwira siaga Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Brigadir Ridho Feris dari tim identifikasi, serta Aipda Faisal yang menemukan helm korban di lokasi kejadian.

Selain itu, penyidik juga memeriksa sejumlah warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), yakni Sutemu selaku pemilik CCTV warung di lokasi, Ari yang menolong korban, Dayat yang sempat membantu mengejar pelaku, serta Nurhadi alias Yadi yang mengenal korban.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Iman Imanuddin mengungkapkan pihaknya telah mengumpulkan rekaman dari 86 titik CCTV untuk melacak pergerakan pelaku.

Puluhan kamera tersebut terdiri dari tujuh kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), 27 CCTV milik Diskominfotik, delapan CCTV Dinas Perhubungan, serta 44 kamera milik warga dan perkantoran di sekitar lokasi kejadian.

Analisis Digital

“Dari 86 titik kamera pengawas yang kami analisa, terdapat 2.610 gambar dalam bentuk video dengan durasi total sekitar 10.320 menit,” kata Iman. Menurutnya, proses analisis digital terhadap seluruh rekaman membutuhkan waktu beberapa hari karena penyidik harus menelusuri jalur yang dilalui oleh pelaku.

Sebelumnya, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) malam. Koordinator Kontras, Dimas Bagus Arya menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie menghadiri acara podcast bertema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sekitar pukul 23.00 WIB.

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh, termasuk tangan, wajah, dada, serta area mata. “Korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Dimas.

Pihak Kontras juga mengungkap ciri-ciri dua terduga pelaku. Pelaku pertama disebut mengenakan kaos kombinasi putih-biru, celana gelap diduga jeans, serta helm hitam.

Sementara pelaku kedua yang diduga sebagai penumpang menggunakan penutup wajah atau masker jenis buf berwarna hitam, kaos biru tua, serta celana panjang biru yang digulung menyerupai celana pendek.

Hingga kini, polisi masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap pelaku sekaligus motif di balik teror penyiraman air keras terhadap aktivis tersebut. (tb)

Berita Terbaru

Aktivis Disiram Air Keras, Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus penyiraman diduga air keras terhadap seorang aktivis HAM memicu perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto disebut langsung memerintahkan kepolisian untuk mengusut tuntas...

KPK Curiga ‘THR Pejabat’ Tak Cuma di Cilacap, Kepala Daerah Lain Diminta Hentikan Praktik Ini

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus dugaan “THR pejabat” di Cilacap membuka kotak pandora baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemberian tunjangan hari raya dari kepala daerah...

Kunker Virtual, Jaksa Agung ST Burhanuddin Tekankan Penegakan Hukum Proaktif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin menekankan pentingnya penegakan hukum yang proaktif, profesional, dan berintegritas kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia menjelang Hari Raya...

Sembilan OTT KPK Sepanjang 2026, Tiga Kasus Terjadi Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan sembilan operasi tangkap tangan (OTT) sejak awal tahun 2026. Penangkapan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menjadi OTT...

KPK Sita Uang Tunai dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang tunai dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, bersama 26 orang...

Menteri HAM Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras, Desak Polisi Usut Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Natalius Pigai selaku Menteri Hak Asasi Manusia mengutuk keras aksi penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban...

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek Daerah

NEWSREAL.ID, CILACAP- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan di balik operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Penangkapan tersebut diduga berkaitan...

Yaqut Cholil Qoumas Ditahan, KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset bernilai lebih dari Rp100 miliar dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pembagian kuota tambahan haji yang diperkirakan...

Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Menag Yaqut Tetap Berlaku

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menggugurkan status tersangkanya kandas di pengadilan. Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak seluruh permohonan...

KPK Periksa Budi Karya, Bedah Proses Tender Proyek Rel hingga Dugaan Keterkaitan Anggota DPR

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkait proses pengadaan proyek di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA)...

Wamendagri Sentil Bupati Pekalongan: Kepala Daerah Tak Boleh Ngaku Tak Paham Hukum

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengecam pernyataan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang mengaku tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan setelah ditetapkan...

Praperadilan Bergulir, Kubu Yaqut Nilai KPK Tak Konsisten Terapkan Hukum Acara di Kasus Haji

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tim kuasa hukum mantan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mempersoalkan penerapan hukum acara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan kasus dugaan...