Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Kasus Penyiraman Andrie Yunus, Polisi Pastikan Belum Ada Keterlibatan Sipil

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 1 April 2026 16:22 WIB
Kasus Penyiraman Andrie Yunus, Polisi Pastikan Belum Ada Keterlibatan Sipil
NEWSREAL.ID - AKSI SOLIDARITAS: Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Balikpapan Bersuara menggelar aksi solidaritas untuk aktivasi Kontras, Andrie Yunus yang menjadi korban serangan oknum anggota BAIS TNI. Aksi berlangsung di depan Kodim 0905 Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (31/3/2026) sore. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Polda Metro Jaya menyatakan belum menemukan keterlibatan warga sipil dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM sekaligus Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa hingga proses pelimpahan perkara dilakukan, pihaknya tidak menemukan indikasi keterlibatan dari unsur sipil dalam kasus tersebut.

“Sampai dengan proses penyerahan, kami belum menemukan adanya keterlibatan dari warga sipil,” ujar Iman saat menghadiri rapat bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, (31/3/2026).

Ia menambahkan, penanganan kasus tersebut kini telah dilimpahkan kepada Polisi Militer TNI. Meski demikian, kepolisian tetap berkomitmen mendukung proses penegakan hukum secara transparan serta menjunjung tinggi prinsip Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum. Semua proses dilakukan berdasarkan fakta hukum yang diperoleh dari penyidikan,” tegasnya.

Berdasarkan Bukti

Iman juga menekankan bahwa setiap langkah yang diambil aparat penegak hukum harus berlandaskan bukti dan data yang valid, guna memastikan akuntabilitas dalam penanganan perkara. Selain itu, ia mengajak seluruh pihak untuk mendoakan kesembuhan Andrie Yunus agar dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala.

“Kami juga berterima kasih atas masukan dan koreksi dari berbagai pihak. Itu menjadi pedoman bagi kami untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Sebelumnya, tim advokasi mengungkap adanya indikasi keterlibatan hingga 16 orang dalam kasus ini. Sementara itu, pihak KontraS juga menyampaikan bahwa kondisi Andrie Yunus masih belum stabil dan masih menjalani perawatan intensif di ruang HCU.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan berbagai pihak mendorong pengusutan tuntas demi memastikan keadilan serta perlindungan terhadap para aktivis HAM di Indonesia. (tb)

Berita Terbaru

Anggota HIPMI Kehilangan Mobil Rocky Orange B-1336-HKC, Hilang Dicuri Saat Menepi Di Tol Km 3,8 Jakbarhipmi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Nasib nahas menimpa seorang pengusaha muda yang juga anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Barat Angkatan ke-24, Rudy Alexsander Tinambunan. Niat hati...

Divonis 14 Tahun Penjara, Ini Hukuman Buat Bos Sritex Iwan Lukminto

SEMARANG,NEWSREAL.id – Ketua Majelis Hakim Rommel Franciskus Tampubolon dalam sidang putusan kasus korupsi kredit PT Sritex di Pengadilan Tipikor Semarang, Kecamatan Semarang Barat menjatuhkan vonis...

Napi singgah kedai kopi, Dipindahkan ke Lapas Pengamanan Maksimum Nusakambangan

JAKARTA, NEWSREAL.id – Lapas dengan pengamanan maksimum di Nusakambangan menjadi lokasi pemindahan narapidana korupsi bernama Supriadi. Nama napi Nn yang viral di internet dan media...

BPA Fair 2026, Terobosan Perdana Lelang Libatkan Menkeu dan Bank Himbara

JAKARTA, NEWSREAL.id – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung RI melakukan terobosan perdana dalam penjualan lelang yang transparan dan akuntabel. Dalam acara BPA Fair 2026 digelar...

Korupsi Fasilitas Kredit Tuntutan 16 Penjara Tahun bagi Dua Bos Sritex

JAKARTA,NEWSREAL.id – Duo bersaudara yang juga bos PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, dituntut hukuman 16 tahun penjara dalam kasus korupsi fasilitas...

Jaksa Agung Larang Kriminalisasi Kepala Desa, Ini Penyebabnya

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kepala Desa di Indonesia agar tidak ditersangkakan. Mereka dipilih dari orang-orang yang tadinya tidak tahu apa yang dinamakan dengan administrasi pemerintahan. Para...

Penusukan Ketua DPD Golkar Maltra Bermotif Masalah Pribadi

JAKARTA, newsreal.id – Polisi akhirnya mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36), dua orang yang diduga terlibat dalam penusukan terhadap Ketua...

Nus Kei Ditusuk Atlet MMA, Golkar Meminta Kader tidak Terprovokasi

MALUKU, newsreal.id – Sebuah peristiwa mengejutkan viral di media sosial beberapa saat lalu. Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia ditusuk orang dikenal di area...

Viral Napi Ngopi di Kedai, Kepala Rutan Kendari Langsung Dinonaktifkan

KENDARI, newsreal.id – Kepala Rutan Kelas II A Kendari Rikie Umbaran harus menjalani sanksi keras dengan dinonaktifkan buntut dari narapidana kasus korupsi Supriadi kedapatan ngopi....

Kasus Korupsi, Ada Aliran Dana Rp 1,5 miliar ke Hery Susanto Melalui PT TSHI

JAKARTA,newsreal.id – Ketua Ombudsman RI Hery Susanto yang baru saja dilantik Presiden RI Prabowo Subianto terjerat kasus korupsi. Ia diduga menerima uang suap senilai Rp1,5...

Polda Metro Jaya Terima Laporan korban kekerasan Seksual kampus Terkenal di Jaksel

JAKARTA,newsreal.id – Kepolisian sudah menerima laporan dugaan korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang terjadi di lingkungan universitas terkenal di kawasan Jakarta Selatan. Dalam laporan...

Pakai Modus Baru, WN Kazakhstan Selundupkan 2,5 Kg Kokain

DENPASAR,newsreal.id – Hasil kerja sama antara Ditresnarkoba Polda Bali dan Bea Cukai Ngurah Rai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis kokain seberat lebih dari 2,5 kilogram...