Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Langkah Pemerintah Tekan Risiko Kematian Akibat Covid-19, Ini Konkritnya

Tim Redaksi, newsreal.id
Senin, 21 Februari 2022 18:46 WIB
Langkah Pemerintah Tekan Risiko Kematian Akibat Covid-19, Ini Konkritnya
NEWSREAL.ID - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers usai Ratas Evaluasi PPKM, secara virtual, Senin (21/02/2022). (Foto: Humas Setkab/Jay)Read more: https://setkab.go.id/tekan-risiko-kematian-covid-19-pemerintah-bangun-interkoneksi-data-pasien-komorbid/

JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk menekan risiko kematian akibat COVID-19 bagi kelompok rentan terutama kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) dan pemilik penyakit penyerta atau komorbid.

Arahan tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, melalui konferensi video, Senin (21/02/2022).

“Dalam Ratas hari ini, Presiden meminta agar risiko kematian terhadap lansia, yang belum divaksin, dan memiliki komorbid untuk dapat ditekan semaksimal mungkin dengan penanganan yang baik,” ujar Luhut.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk menekan risiko kematian akibat COVID-19 bagi kelompok rentan terutama kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) dan pemilik penyakit penyerta atau komorbid.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan meningkatkan respons perawatan kepada pasien COVID-19 yang memiliki komorbid. Pemerintah akan membangun interkoneksi antara data pada sistem BPJS Kesehatan dengan sistem NAR Kementerin Kesehatan (Kemenkes).

“Tadi malam pada rapat dengan para pakar dan rumah sakit, telah diputuskan untuk membangun cepat interkoneksi data antara BPJS Kesehatan yang memiliki data komorbid dan data penambahan kasus di NAR Kemenkes, sehingga jika ada penambahan kasus langsung terdeteksi apakah pasien tersebut komorbid atau tidak, dan respons tindakan bisa dilakukan lebih cepat lagi dan akan banyak menghindari kemungkinan kematian,” ujar Luhut.

Menko Marves mengungkapkan, berdasarkan data Kemenkes per 19 Februari dari total 2.484 pasien yang meninggal, sebanyak 73 persen belum mendapatkan vaksinasi dosis lengkap,  53 persen adalah kelompok lansia, dan 46 persen memiliki komorbid.

“Pasien komorbid tersebut rata-rata meninggal lima hari sejak masuk ke dalam rumah sakit di mana komorbid terbanyak adalah diabetes melitus. Oleh karena itu, saya ingatkan kepada teman-teman yang punya komorbid dan khususnya diabetes melitus, bila sampai kena (COVID-19) segera menuju rumah sakit, jangan tunggu sampai berlanjut,” ujarnya.

BOR Terkendali
Dalam keterangan persnya, Luhut juga menyampaikan bahwa meskipun penambahan kasus harian COVID-19 varian Omicron telah melebihi puncak varian Delta tahun lalu, angka kematian dan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) saat ini masih relatif lebih rendah.

“Perkembangan kasus Omicron di Indonesia masih terkendali. Meskipun penambahan kasus sudah melebihi tren Delta, namun kondisi rawat inap dan kematian masih jauh lebih rendah dibandingkan varian Delta beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.

Luhut menambahkan, selama sepekan terakhir, di sejumlah daerah bahkan telah memasuki tren penurunan kasus konfirmasi harian, seperti di DKI Jakarta, Banten, dan Bali.

“Tren angka hospitalisasi juga terlihat menurun di DKI Jakarta dan Bali. Hingga hari ini jumlah keterisian rawat inap di rumah sakit seluruh provinsi Jawa-Bali masih jauh di bawah keterisian varian Delta,” tuturnya.

Akan tetapi, pemerintah mewaspadai adanya peningkatan jumlah kasus COVID-19 pada tenaga kesehatan seperti perawat, tenaga penunjang, hingga manajemen rumah sakit.

“Ini mengindikasikan bahwa banyak di antara mereka yang terpapar di rumah masing-masing atau di lingkungannya. Pemerintah mewaspadai hal ini dengan kembali meminta Kementerian Kesehatan untuk melakukan pengawasan penggunaan dan pengetatan Alat Pelindung Diri (APD) serta menyiapkan fasilitas penginapan khusus untuk menghindari kontak erat dengan keluarga,” tandasnya. (setkab)

Share:

Berita Terbaru

Siap-siap Jakarta Gelap, Cek Waktu Pemadaman Lampu ?

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB itu juga dilakukan dalam rangka aksi...

Dikepung 162 Bencana Selama Januari–April 2026, Ini Upaya Pempov Jateng

SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana alam terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut,...

Sepeda Motor Tertemper Kereta Api Bathara Kresna Di CFD Solo, Langsung Di Evakuasi Ke RS Kasih Ibu

SOLO,newsreal id – ​Kecelakaan kereta api Bathara Kresna kembali terjadi di Solo. Kejadian terjadi Minggu, (19/04/2026) pagi tadi saat Car Free Day masih berlangsung. Dari...

Solo Raya Hujan Deras, Sungai Meluap Genangi Rumah Warga

SOLO,newsreal.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Solo Roya sejak Selasa (14/4/2026) sore hingga malam hari dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama memicu...

Gunung Semeru “Batuk-batuk, Keluarkan Awan Panas dan Guguran Sejauh 3 km

LUMAJANG, newsreal.id – Salah satu gunung teraktif di Jawa Timur yakni Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran sejauh tiga kilometer. Gunung yang terletak...

Mahasiswa Udinus Dilibatkan Tekan Sampah Pangan MBG

SEMARANG,newsreal.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Gizi Nasional, menggandeng civitas akademika Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk meminimalkan sampah pangan. Kerja sama itu diwujudkan...

Kemaru Panjang, Menteri PU Pastikan Kesiapan Pasokan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur

WONOGIRI,newsreal.id – Kemampuan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Jawa Tengah dalam mengantisipasi musim kemarau 2026 sedang dipersiapkan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim...

Pemkab Kendal Tinjau Lokasi dan Korban Kebakaran Bulak

KENDAL,newsreal.id – Pemerintah Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat memberikan penanganan dan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Bulak, Kecamatan Rowosari. Bupati Kendal,...

“War’ Ikan Sapu-sapu di Ibukota, Gubernur Pramono Minta Diperluas

JAKARTA,newsreal.id – Faktor kerusakan lingkungan dan ekosistem perairan lokal di sejumlah sungai di Jakarta menjadi masalah tersendiri yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta. Selain itu populasi...

Acungkan Jempol untuk Bupati Kendal, Wakil Ketua KPK Sentil OPD dan Kasih Wejangan Jajaran

KENDAL,newsreal.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan apresiasi atas kesetiaan Bupati Kendal dan jajaran yang selalu melayani masyarakat dengan sepenuh hati. KPK yang diwakili KPK,...

Destinasi Wisata Jateng Siap Sambut Wisatawan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama libur Lebaran 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan pemudik di berbagai daerah. Gubernur Jateng, Ahmad...

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Leave a comment