Nasional

Drama Baru di PBNU: Gus Yahya Diberhentikan, Miftachul Akhyar Ambil Kendali

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 29 November 2025 20:17 WIB
Drama Baru di PBNU: Gus Yahya Diberhentikan, Miftachul Akhyar Ambil Kendali
NEWSREAL.ID - KH Miftachul Akhyar Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) didampingi Prof Mohammad Nuh salah satu Rais Syuriyah PBNU (kanan) saat konferensi pers di PWNU Jatim, Sabtu (29/11). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SURABAYA- Dinamika di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali memanas. Dalam perkembangan yang mengejutkan pada akhir November, Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar menyatakan bahwa Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya resmi tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.

Pengambilalihan kepemimpinan pun langsung dilakukan oleh Rais Aam untuk menstabilkan organisasi. Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar menegaskan keputusan pemberhentian Gus Yahya dalam konferensi pers usai pertemuan dengan jajaran PBNU di Kantor PWNU Jawa Timur, Sabtu (29/11).

Baca juga: Beredar Surat Edaran PBNU Nyatakan Gus Yahya Tak Lagi Ketum

Hadir pula sejumlah tokoh penting seperti Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Rais Syuriah PBNU Mohammad Nuh.

Menurut Miftachul, keputusan tersebut diambil setelah PBNU menggelar pertemuan dengan perwakilan 36 PWNU dari seluruh Indonesia. “Terhitung 26 November 2025 pukul 00.45 WIB, KH Yahya Cholil Staquf tidak lagi berstatus sebagai Ketua Umum PBNU,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Gus Yahya tidak berhak lagi menggunakan atribut maupun mengatasnamakan PBNU dalam bentuk apa pun. Untuk sementara waktu, Miftachul akan bertindak sebagai ketua umum, dengan menekankan bahwa kepemimpinan PBNU berada sepenuhnya di tangan Rais Aam.

Rapat Pleno

PBNU juga akan segera menggelar rapat pleno atau muktamar guna memastikan roda organisasi kembali berjalan normal. “Rapat pleno atau muktamar akan dilaksanakan dalam waktu segera,” tegas Miftachul.

Di sisi lain, PBNU membentuk tim pencari fakta untuk menelisik berbagai informasi yang beredar melalui media massa maupun media sosial terkait dinamika organisasi. Wakil Rais Aam, Anwar Iskandar dan Afifuddin Muhajir, ditunjuk sebagai pengarah dalam tim tersebut.

Baca juga: Gus Yahya: Rapat Harian Syuriyah Tak Berwenang Copot Ketum

“Tim pencari fakta akan melakukan investigasi secara utuh dan mendalam untuk memastikan kesahihan berbagai informasi,” ujar Miftachul.

Sementara itu, implementasi Digdaya Persuratan Tingkat PBNU ditangguhkan sementara hingga proses investigasi selesai. Namun implementasi di tingkat PWNU dan PCNU tetap berjalan seperti biasa. “Penangguhan ini dilakukan agar tim pencari fakta dapat bekerja secara optimal,” tutupnya. (tb)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Next Indonesia: Perluasan Jargas dan Reformasi Subsidi Kunci Pembengkakan Subsidi...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Leave a comment