Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Soal Status Bencana Nasional, Prabowo: Situasi Terkendali

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 15 Desember 2025 20:02 WIB
Soal Status Bencana Nasional, Prabowo: Situasi Terkendali
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangannya kepada awak media di Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara, Sabtu, (13/12). (Foto: Setpres)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto merespons kritik sejumlah pihak yang meminta pemerintah menetapkan status darurat bencana nasional atas banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Senin (15/12), Prabowo menyatakan pemerintah telah mengerahkan sumber daya besar dan terus memantau perkembangan di lokasi terdampak.

Baca juga: Ulama Aceh Dorong Prabowo Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional

“Ada yang teriak-teriak ingin ini dinyatakan bencana nasional. Kita sudah kerahkan, ini tiga provinsi dari 38 provinsi. Jadi situasi terkendali, saya monitor terus,” ujar Prabowo. Ia menegaskan pemerintah tidak berdiam diri. Berbagai langkah penanganan darurat hingga rencana pemulihan telah disiapkan, termasuk pembentukan badan atau satuan tugas khusus untuk rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.

Rumah Hunian

Prabowo menyebut pemerintah akan membangun hunian sementara dan hunian tetap bagi warga yang terdampak banjir dan longsor. Selain itu, pengerahan personel dan alat utama juga dilakukan secara masif.

“Pemerintah sudah kerahkan 50 ribu personel TNI dan Polri, itu setingkat 50 batalyon di daerah terdampak. Kalau dibilang negara tidak hadir,” kata Prabowo sambil menghela napas.

Tak hanya personel, pemerintah juga mengerahkan dukungan udara. Prabowo mengungkapkan lebih dari 60 unit helikopter serta belasan pesawat telah dikerahkan untuk membantu evakuasi, distribusi logistik, dan pemantauan wilayah terdampak.

Baca juga: Prabowo Pimpin Rapat Darurat di Aceh, Bahas Percepatan Penanganan Banjir Bandang dan Longsor

Presiden juga menanggapi tudingan yang menyebut negara abai terhadap bencana tersebut. Menurutnya, narasi semacam itu patut diwaspadai. “Kita waspada saja, unsur-unsur yang memang punya agenda-agenda lain,” ujarnya.

Meski belum menetapkan status bencana nasional, Prabowo memastikan pemerintah pusat akan terus memonitor kondisi di lapangan dan mengambil langkah lanjutan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi. (ct)

Berita Terbaru

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Keanggotaan BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan kembali keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace...

Survei: 83 Persen Warga Indonesia Tolak Serangan AS-Israel ke Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hasil survei gabungan dari Lembaga Survei Indonesia, Indikator Politik Indonesia, dan Saiful Mujani Research and Consulting menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia menolak serangan yang...

Indonesia Berpotensi Jadi Contoh Global South dalam Pembatasan Medsos Anak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pakar Teknologi Informasi Ismail Fahmi menilai Indonesia berpeluang menjadi tolok ukur bagi negara-negara Global South dalam menerapkan kebijakan pembatasan media sosial bagi anak....

Diwa Dukung Pembatasan Akses Medsos Anak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kekhawatiran terhadap dampak dunia digital pada anak kian mengemuka. Arus informasi yang begitu deras, tanpa batas yang jelas, dinilai berpotensi mengganggu kesehatan mental...

Rusia: Serangan ke Pasukan Perdamaian Tak Boleh Dianggap Wajar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon. Ia sekaligus menegaskan...

Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Minta TNI dan PBB Bersikap Tegas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mendesak adanya ketegasan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait gugurnya sejumlah...

Di Tengah Geopolitik Memanas, Diah Warih Anjari Apresiasi Presiden Tak Naikkan Harga BBM

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum Ormas G-Nesia sekaligus Founder Diwa Foundation, Diah Warih Anjari menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas keputusan pemerintah yang tidak...

WFH Setiap Jumat Resmi Berlaku, ASN Diminta Hemat Energi dan Kurangi Mobilitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menerapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat. Kebijakan ini diambil sebagai langkah...

280 Jembatan Rampung dalam Tiga Bulan, Presiden Tak Mau Lagi Anak Sekolah Basah-basahan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melaporkan percepatan pembangunan infrastruktur dasar terus menunjukkan hasil. Sebanyak 280 jembatan perintis di berbagai daerah telah rampung dibangun dan kini sudah dimanfaatkan...

IKIP 2026 Ditiadakan, KI Pusat Tegaskan Keterbukaan Informasi Tetap Wajib

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Informasi Pusat menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik tetap menjadi kewajiban seluruh badan publik, meski pelaksanaan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) tahun 2026...

Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi, dipastikan tidak mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Baca Juga Prabowo Minta...

Indonesia Kecam Serangan Kedua ke Pasukan PBB di Lebanon Selatan, Tiga Personel Gugur

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyampaikan kecaman keras atas serangan kedua yang menyasar pasukan penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon di Lebanon selatan. Serangan...

Leave a comment