
SALATIGA– Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Rest Area Jateng Agro Berdikari KM 445B Tuntang, Jumat (21/3). Selain memberikan kemudahan pengguna jalan tol Solo-Semarang saat arus mudik, peresmian rest area tersebut juga disambut gembira oleh para pelaku UMKM.
Keberadaan rest area milik Pemprov Jateng diperkirakan akan menjadi tempat singgah yang ramai saat mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Selain memiliki sarana dan prasarana komplet, juga terdapat SPBU yang menyediakan emergency charging untuk mobil listrik.
Suwarman (52), owner warung Pak Bayan di Rest Area Jateng Agro Berdikari mengatakan, kios UMKM yang tersedia menjadikan masyarakat dapat mengembangkan usaha. Sehingga perekonomian warga bisa maju.
“Dengan adanya rest area ini saya bisa berjualan, dan pendapatan semakin bertambah,” katanya. Dirinya mengaku senang, karena rest area yang menyediakan sekitar 41 tenant UMKM tersebut, telah resmi beroperasi menjelang hari raya Idulfitri.
“Ya senang, karena pasti ramai waktu mudik lebaran, jadi saya punya tambahan pendapatan,” lanjutnya.
Senada, Ratna (32), pemilik warung Soto dan Penyetan sudah menantikan rest area diresmikan dan beroperasi. Ia yakin, akan banyak pemudik yang singgah karena terdapat layanan SPBU.
“Saya yakin ramai karena di sepanjang tol Solo-Semarang jarang rest area yang ada SPBU,” paparnya. Ratna menceritakan pengalamannya saat uji coba pada perayaan natal dan tahun baru yang lalu, situasi rest area sangat ramai meski proses pembangunan belum selesai 100 persen. “Waktu Nataru kemarin itu sudah ramai, saya sudah jualan di sini. Nah, ini sudah diresmikan pasti bakal ramai,” ungkapnya.
Sesuai Aturan
Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Jateng, July Emmylia menyampaikan, di area Rest Area Jateng Agro Berdikari dibangun kios untuk UMKM sesuai aturan yang berlaku. Saat ini terdapat 41 kios dari bangunan modern dan berkonsep los.
“Sesuai aturannya memang 30 persen untuk UMKM. Jadi total ada 41 kios untuk UMKM, terdiri dari bangunan modern dan berbentuk los,” jelasnya. Menurut Emmy, kios UMKM tersebut diprioritaskan untuk pelaku UMKM yang berada di sekitar rest area. Namun, tidak menutup kemungkinan juga untuk wirausahawan dari daerah lain.
“Jadi, keberadaan UMKM itu juga membuka peluang kerja bagi masyarakat. Karena UMKM yang ada di sini membutuhkan karyawan,” imbuhnya.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menuturkan, Rest Area Jateng Agro Berdikari tersebut dikelola oleh BUMD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sarana prasarana sudah komplet, mulai dari pos pengamanan kepolisian, pos kesehatan, dan sebagainya.
“Ini paling lengkap dan ini kita gunakan untuk arus mudik dan balik lebaran. Fasilitas lengkap, ada SPBU, masjid, SPKLU, kesehatan, pengamanan, toilet, UMKM,” tuturnya.
Dirinya berharap, keberadaan rest area tersebut mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan UMKM, sekaligus menambah pendapatan asli daerah (PAD).
“Yang jelas BUMD kita targetnya harus bisa meningkatkan PAD,” tandasnya. (tb)
Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng
SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...
Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...
Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Curhat Presiden, Ini Kisahnya
BALI,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi calon siswa dan orang tua saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu,...
Rusa Makan Sampah di Kota Solo Viral, Kenapa ?
SOLO,NEWSREAL.id– Kisah viral datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di pusat Kota Bengawan, dunia maya dihebohkan soal tingkah tidak alami sejumlah hewan tepatnya di...
Di Bali, Prabowo Ingin Sekolah Rakyat Ditambah
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). Di Pulau Dewata ini orang nomor satu di NKRI ini meminta fasilitas...
Hasil Ketahanan Pangan Laris Manis di CFD, Lapas Purwodadi Dorong Kemandirian Warga Binaan
PURWODADI,NEWSREAL.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui...
Kasus Penepiun Berkedok Investasi di Purwokerto agar Dilaporkan
JAKARTA,NEWSREAL.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah agar berani melapor ke pihak...
Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...
Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...
Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation
YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...
Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan
JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...
Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan
PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....