Nasional

Puan Minta Istilah “Orde Lama” Tidak Dihapus dalam Penulisan Sejarah Baru

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 28 Mei 2025 01:09 WIB
Puan Minta Istilah “Orde Lama” Tidak Dihapus dalam Penulisan Sejarah Baru
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan keterangan kepada media di kompleks parlemen, Jakarta. (Foto: Ist)

JAKARTA– Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan agar istilah “Orde Lama” tetap dicantumkan dalam penulisan sejarah versi baru yang saat ini sedang disusun oleh Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan.

Puan menekankan pentingnya menjaga keutuhan sejarah tanpa menghapus bagian apa pun dari perjalanan bangsa. “Apa pun yang terjadi, jangan sampai ada yang dihilangkan atau membuat pihak tertentu merasa tersakiti. Sejarah tetaplah sejarah,” ujar Puan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (27/5).

Dirinya meminta agar penyusunan narasi sejarah ini dilakukan dengan hati-hati dan melalui kajian yang matang. Menurutnya, proses ini tidak boleh tergesa-gesa dan harus melibatkan berbagai pihak agar tidak menimbulkan polemik.

Sesuai Mekanisme

“Kalau ingin menulis ulang sejarah, lakukan dengan baik dan sesuai mekanisme. Jangan terburu-buru karena bisa menyalahi aturan,” lanjutnya. Puan juga menekankan pentingnya transparansi dalam menyampaikan sejarah, meskipun terdapat bagian yang kelam atau tidak menyenangkan. “Namanya sejarah, baik atau pahit, harus tetap disampaikan secara utuh. Kalau memang harus ditulis ulang, ya susun ulang dengan benar,” ucapnya.

Hal tersebut disampaikan Puan merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyebut istilah “Orde Lama” akan ditiadakan dalam versi baru penulisan sejarah nasional. Menurut Fadli, istilah tersebut sebenarnya tidak digunakan oleh pemerintahan pada masa itu, berbeda dengan “Orde Baru” yang secara eksplisit menyebut dirinya demikian.

“Pemerintahan pada masa itu tidak pernah menyebut dirinya sebagai Orde Lama. Itu istilah yang muncul belakangan, bukan penamaan resmi,” kata Fadli usai rapat dengan Komisi X DPR RI di Jakarta, Senin (26/5). Fadli beralasan, langkah ini diambil untuk menciptakan narasi sejarah yang lebih netral dan inklusif, tanpa membebani masa lalu dengan label tertentu. (tb)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, PT Kilang Pertamina Internasional RU III Gandeng...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Leave a comment