Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

ESDM Siapkan Regulasi, Uranium Kalbar Disiapkan Jadi Energi Bersih Masa Depan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 20 Juni 2025 23:14 WIB
ESDM Siapkan Regulasi, Uranium Kalbar Disiapkan Jadi Energi Bersih Masa Depan
NEWSREAL.ID - Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA – Pemerintah mulai menyusun kerangka regulasi sebagai langkah awal pemanfaatan uranium sebagai bahan baku Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), sejalan dengan target transisi energi rendah emisi.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menggodok peraturan pemerintah (PP) yang akan menjadi dasar hukum pengolahan bahan radioaktif, termasuk uranium yang ditemukan di Kalimantan Barat.

“PP-nya sedang kami siapkan. Harapannya, bisa segera diimplementasikan untuk kegiatan pemurnian dan pengolahan bahan radioaktif guna dimanfaatkan sebagai sumber energi,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Jumat (20/6).

Potensi energi nuklir di Indonesia, khususnya uranium dan thorium, tercatat mencapai 24.112 ton di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, menurut Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang dirilis PLN. Namun, pengelolaan wilayah yang mengandung bahan radioaktif membutuhkan standar keamanan tinggi dan pengawasan ketat.

“Wilayah usaha dengan kandungan radioaktif tentu tidak bisa disamakan dengan tambang biasa. Perizinannya akan lebih ketat dan harus ditata dengan cermat,” tambah Yuliot.

Gandeng Bapeten

Sebagai bentuk kehati-hatian, Kementerian ESDM akan menggandeng berbagai lembaga terkait dalam prosesnya, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Kolaborasi ini ditujukan untuk memastikan pengolahan uranium berjalan sesuai prinsip keberlanjutan dan tidak merusak lingkungan.

PLTN menjadi salah satu opsi dalam bauran energi masa depan Indonesia. Selain mampu menyediakan listrik secara berkelanjutan (baseload), PLTN juga tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca (GRK), selaras dengan komitmen pemerintah terhadap agenda energi hijau.

Sebagai informasi, pemerintah merencanakan pembangunan PLTN dengan kapasitas awal 500 megawatt (MW) pada periode 2025–2034. Langkah ini telah diperkuat melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 85.K/TL.01/MEM.L/2025 tentang Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN).

Dengan penyusunan regulasi yang matang, Indonesia diharapkan bisa memanfaatkan sumber daya uranium secara legal, aman, dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan energi nasional. (ct)

Berita Terbaru

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Puncak Mudik Via Laut Tembus 28 Ribu Penumpang, Pelni Lampaui Target

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan pemudik via jalur laut mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menembus lebih dari 28...

Diserbu Pemudik! 730 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Minat masyarakat untuk mudik naik kereta api melonjak tajam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 734.293 tiket KA jarak...

BGN Gandeng Kejagung Awasi Program MBG

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat pengawasan penggunaan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini tersebar di...

Leave a comment