Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Polisi Dalami Medsos dan Riwayat Keluarga Siswa Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 8 November 2025 16:58 WIB
Polisi Dalami Medsos dan Riwayat Keluarga Siswa Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72
NEWSREAL.ID - SMAN 72 yang berada di Kelapa Gading, Jakarta Pusat. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Penyelidikan kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta memasuki babak baru. Kepolisian kini menelusuri jejak digital dan latar belakang keluarga siswa berusia 17 tahun yang diduga menjadi pelaku utama dalam peristiwa yang melukai hampir seratus orang tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, langkah ini dilakukan untuk mengungkap motif di balik aksi yang menggemparkan publik pada Jumat (7/11) siang di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Apakah dia terpapar paham tertentu, konten di media sosial, atau ada faktor lain yang memengaruhi tindakannya, semuanya sedang kami dalami,” ujar Listyo dalam konferensi pers di RS Cempaka Putih, Sabtu (8/11).

Menurutnya, tim penyidik telah mengantongi sejumlah barang bukti, mulai dari catatan pribadi hingga serbuk yang diduga sebagai pemicu ledakan. Polisi juga tengah memeriksa akun media sosial terduga pelaku untuk mencari tanda-tanda keterkaitan dengan kelompok atau paham tertentu.

“Catatan-catatan lain kita kumpulkan, termasuk pemeriksaan terhadap media sosial dan riwayat keluarga untuk menyusun gambaran utuh motif pelaku,” tambahnya.

Listyo memastikan bahwa terduga pelaku merupakan siswa aktif SMAN 72 berusia 17 tahun yang juga mengalami luka akibat ledakan. Kondisinya kini mulai stabil dan pemeriksaan lebih lanjut akan segera dilakukan.

Korban Bullying

Terkait dugaan bahwa tindakan itu dipicu oleh kasus perundungan (bullying), Listyo menegaskan aparat masih membuka semua kemungkinan. “Itu salah satu hal yang kami kumpulkan untuk memperkuat pemahaman terhadap motif. Semua informasi yang mendukung akan kami himpun,” jelasnya.

Peristiwa ledakan yang terjadi di area sekolah pada Jumat (7/11) siang yang menyebabkan 96 orang terluka, sebagian besar merupakan siswa dan guru. Sehari pasca kejadian, 29 orang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan, termasuk RSI Cempaka Putih, RS Yarsi, dan RS Pertamina.

“Total 29 korban masih dirawat, sisanya sudah pulang dan menjalani rawat jalan,” kata Listyo menutup penjelasannya. (tb)

Berita Terbaru

Empat Oknum TNI Ditahan, Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan empat personel TNI yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Komandan Puspom TNI,...

KPK Bongkar Peran “Gus Alex” di Skandal Kuota Haji

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran penting Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex dalam kasus dugaan korupsi pengaturan kuota dan penyelenggaraan haji di...

BNN Musnahkan 34 Kg Narkoba, 147 Ribu Jiwa Disebut Terselamatkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional memusnahkan sebanyak 34,21 kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan sembilan kasus, yang disebut telah menyelamatkan sekitar 147.340 jiwa. Pelaksana Tugas...

Polisi Periksa Tujuh Saksi dan Analisis 86 CCTV Usut Teror Air Keras ke Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Polisi terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Hingga kini,...

Aktivis Disiram Air Keras, Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus penyiraman diduga air keras terhadap seorang aktivis HAM memicu perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto disebut langsung memerintahkan kepolisian untuk mengusut tuntas...

KPK Curiga ‘THR Pejabat’ Tak Cuma di Cilacap, Kepala Daerah Lain Diminta Hentikan Praktik Ini

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus dugaan “THR pejabat” di Cilacap membuka kotak pandora baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemberian tunjangan hari raya dari kepala daerah...

Kunker Virtual, Jaksa Agung ST Burhanuddin Tekankan Penegakan Hukum Proaktif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin menekankan pentingnya penegakan hukum yang proaktif, profesional, dan berintegritas kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia menjelang Hari Raya...

Sembilan OTT KPK Sepanjang 2026, Tiga Kasus Terjadi Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan sembilan operasi tangkap tangan (OTT) sejak awal tahun 2026. Penangkapan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menjadi OTT...

KPK Sita Uang Tunai dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang tunai dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, bersama 26 orang...

Menteri HAM Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras, Desak Polisi Usut Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Natalius Pigai selaku Menteri Hak Asasi Manusia mengutuk keras aksi penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban...

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek Daerah

NEWSREAL.ID, CILACAP- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan di balik operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Penangkapan tersebut diduga berkaitan...

Yaqut Cholil Qoumas Ditahan, KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset bernilai lebih dari Rp100 miliar dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pembagian kuota tambahan haji yang diperkirakan...

Leave a comment