Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Ketua DPD Hanura Jateng Bantah Terlibat Kasus Prostitusi

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 7 Juni 2025 01:10 WIB
Ketua DPD Hanura Jateng Bantah Terlibat Kasus Prostitusi
NEWSREAL.ID - SURAT PERJANJIAN USAHA: Bambang Raya Saputra menunjukkan surat perjanjian usaha yang menyebutkan dirinya tidak terlibat dalam operasional Mansion Executive Karaoke Semarang yang saat ini ditutup oleh pihak kepolisian, Jumat (6/6). (Foto: Ist)

NEWSREAL, SEMARANG– Ketua DPD Hanura Jawa Tengah, Bambang Raya Saputra, membantah terlibat dalam kasus prostitusi yakni menyediakan tarian striptis di Mansion Executive Karaoke Semarang. Ia mengklaim hanya sebagai pemilik gedung dan pemegang izin operasional, bukan pihak yang mengatur operasional tempat hiburan tersebut.

“Saya hanya pihak pertama, pemilik gedung sekaligus perizinan usaha. Operasional sepenuhnya tanggung jawab pihak kedua sesuai perjanjian. Jadi yang harus dicari adalah siapa yang membuat program,” ujar Bambang saat dihubungi, Jumat (6/6).

Bambang lantas menceritakan asal mula usaha karaoke yang mulai operasional pada Desember 2021 tersebut. Awalnya, tempat hiburan yang berlokasi di Jl Kiai Saleh Semarang tersebut dikelola dirinya dengan seseorang bernama Carolina Santoso dengan pembagian saham sama besar.

Namun soal konsep yang diusung, sejak awal Bambang mengaku tidak setuju jika karaoke menyediakan jasa pemandu lagu, minuman beralkohol apalagi striptis. “Itu ada dalam perjanjian yang kami buat dan sepakati bersama. Karena sejak awal saya berkeinginan konsepnya adalah karaoke keluarga,” kata Bambang.

Untuk pembagian keuntungan, lelaki yang sempat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Semarang pada Pilwakot 2010 ini pun mengaku hanya mau menerima keutungan dari hasil sewa room karaoke dan food and beverage.

Lalu sekitar Januar 2023, seseorang bernama Hendrik menemuinya dan berkeinginan untuk membeli separuh saham dari Carolina. Hendrik, dikatakan Bambang, semula bekerja di bawah Carolina. “Namun karena kecewa, dia ingin mengelola sendiri karena pengelolaan sebelumnya dianggapnya tidak maksimal,” kata Bambang.

Praktis, sejak Januari 2023 hingga saat penggrebekan pada 27 Februari 2025 operasional di bawah kendali Hendrik. Karena itu, Bambang mempertanyakan penetapannya sebagai tersangka. “Kalau benar Hendrik yang membuat program, kenapa saya yang dijadikan tersangka? Ini jelas pencemaran nama baik,” tegasnya.

Bambang bahkan mengaku, hingga saat ini dirinya tidak pernah menerima pembagian keuntungan dari usaha karaoke. “Saya justru mengeluarkan uang untuk gaji karyawan karena sejak Desember 2024 Hendrik mengatakan uang pemasukan usaha dibawa kabur oleh Carolina” ucapnya.

Aktivitas Striptis

Diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian membongkar hiburan striptis di Mansion Executive Karaoke Semarang, pada 27 Februari 2025. Saat itu 16 pemandu lagu dan empat karyawan juga telah dimintai keterangan. Satu orang telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga berperan mengatur aktivitas striptis tersebut.

“Satu orang berinisial YS atau Mami U itu sudah menjadi tersangka, dan sekarang sudah dikembangkan pemiliknya dari inisial BR ini menjadi tersangka,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto.

Bambang ditetapkan tersangka dan dilakukan pencekalan ke luar negeri. Artanto menjelaskan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng mempunyai bukti Bambang merupakan pemilik Mansion dan mengetahui praktik striptis di sana.

“Kemudian dari operasional Mansion KTV and Bar ini modusnya adalah menyediakan paket layanan prostitusi dengan nama “Mashed Potato”. Di mana pemandu lagu sekaligus juga berperan sebagai penari striptis atau penari telanjang,” jelas Artanto.

Seiring dengan ditetapkannya sebagai tersangka, pihak kepolisian juga telah menerbitkan surat pencekalan kepada Bambang Raya untuk mencegahnya bepergian ke luar negeri. Polisi menyatakan Bambang mengetahui praktik tersebut dan menerima keuntungan dari operasional karaoke. (tb)

Berita Terbaru

Tak Masuk Bui, Pelanggar Ringan Bakal Disuruh Bersih-Bersih di 2.460 Lokasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah mulai mematangkan penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif hukuman bagi pelanggar pidana ringan. Sebagai bentuk kesiapan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) telah...

Kasus Sudewo Bergulir, KPK Periksa Kepala BPKAD Pati

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati nonaktif Sudewo terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi, salah satunya Kepala...

Interpol Resmi Terbitkan Red Notice untuk Riza Chalid

NEWSREAL.ID, JAKARTA- National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mengumumkan Interpol telah menerbitkan red notice atas nama Mohammad Riza Chalid atau MRC pada Jumat (23/1/2026). Sekretaris...

Kesehatan Menurun, Kuasa Hukum Minta Penahanan Nadiem Dibantarkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa dokter merekomendasikan dirinya menjalani tindakan medis selama lima hari...

Kepala BNN Raih Gelar Doktor, Tapi Peringatan Serius Soal Narkoba Justru Menggema

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengamat sosial Dr Serian Wijatno memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Nasional Narkotika (BNN) di tengah tantangan pemberantasan narkoba yang kian kompleks. Apresiasi...

Kasus Dihentikan, Hogi Pilih Berdamai

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Polemik hukum yang sempat menyeret nama Hogi Minaya akhirnya resmi berakhir. Setelah Kejaksaan Negeri Sleman menghentikan penuntutan kasus tabrak jambret, Hogi memastikan tak...

KPK Masih Hitung Kerugian Negara, Eks Menag Yaqut Belum Ditahan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengambil langkah penahanan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2024. KPK...

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit Era Siti Nurbaya

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola industri dan...

Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bersaksi untuk Gus Alex di KPK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, memberikan kesaksian untuk mantan Staf Khusus Menag...

Kasus Iklan BJB, KPK Periksa Asisten Pribadi RK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Hari...

Sepanjang 2025, KPK Terima 1.916 Laporan Dugaan Gratifikasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat menerima 1.916 laporan dugaan gratifikasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.631...

Noel Ebenezer Singgung Partai Berinisial ‘K’ dalam Kasus Pemerasan K3

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Immanuel Ebenezer alias Noel, menuding adanya keterlibatan organisasi kemasyarakatan dan partai politik dalam...

Leave a comment