Hukum Kriminal

Diperiksa KPK, Eks Menag Yaqut Diminta Klarifikasi Dugaan Korupsi Kuota Haji

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 6 Agustus 2025 15:03 WIB
Diperiksa KPK, Eks Menag Yaqut Diminta Klarifikasi Dugaan Korupsi Kuota Haji
NEWSREAL.ID - Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan kuota haji. Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dijadwalkan akan dimintai keterangan oleh penyidik KPK pada Kamis (7/8) di Jakarta.

Pemanggilan ini merupakan bagian dari proses klarifikasi sejumlah informasi yang telah dikumpulkan dalam tahap penyelidikan. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto dan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa kehadiran Yaqut dianggap penting dalam membuka tabir perkara tersebut.

“Kami mengonfirmasi benar bahwa akan dilakukan permintaan keterangan kepada yang bersangkutan,” ujar Budi dalam keterangannya kepada media, Rabu (6/8).

Meski belum ada kepastian kehadiran, KPK berharap Yaqut dapat memenuhi panggilan untuk memperlancar proses penyelidikan. “Keterangan dari yang bersangkutan sangat dibutuhkan dalam proses penyelidikan ini,” tambahnya.

Indikasi Penyimpangan

Dalam perkara ini, KPK juga telah memanggil sejumlah tokoh dan pejabat yang diduga memiliki informasi relevan, antara lain Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah dan pendakwah Khalid Basalamah. Pemanggilan mereka dilakukan sebagai bagian dari pengumpulan keterangan untuk menelusuri indikasi penyimpangan dalam distribusi kuota haji.

Sebagai informasi, Indonesia merupakan negara pengirim jemaah haji terbesar di dunia. Pada musim haji 2024, Indonesia mendapat kuota sebanyak 241.000 jemaah, terdiri dari 221.000 jemaah haji reguler dan 20.000 jemaah haji khusus. Jumlah besar ini menjadikan tata kelola haji sebagai sektor yang sangat rentan terhadap praktik korupsi, terutama dalam aspek penunjukan mitra layanan dan alokasi kuota tambahan.

KPK juga mengungkap bahwa pihaknya telah beberapa kali menggelar ekspose atau rapat gelar perkara guna mengevaluasi perkembangan penyelidikan. “Ekspose dilakukan secara berkala untuk memperbarui progres penanganan kasus,” jelas Budi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Yaqut Cholil Qoumas terkait pemanggilan tersebut. (tb)

Berita Terbaru

Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...

Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...

243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....

Leave a comment