Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Kampus Harus Jadi Pusat Inovasi, Mendiktisaintek Dorong Mahasiswa Hadapi Tantangan Industri Global

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 25 Juni 2025 11:22 WIB
Kampus Harus Jadi Pusat Inovasi, Mendiktisaintek Dorong Mahasiswa Hadapi Tantangan Industri Global
NEWSREAL.ID - MUNAS BEM SI: Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menghadiri pembukaan Munas BEM SI 2025 di IPB University Bogor, Jawa Barat, Senin (24/6). (Foto: Kemdiktisaintek RI)

NEWSREAL.ID, BOGOR- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi untuk bertransformasi menjadi pusat ekonomi dan inovasi guna menopang pembangunan industri nasional. Ia menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran vital dalam menjawab tantangan kompleks dunia industri dan rendahnya angka partisipasi pendidikan tinggi.

“Indonesia masih menghadapi tantangan berat seperti partisipasi kasar pendidikan tinggi yang rendah dan stagnasi di sektor manufaktur teknologi tinggi yang masih berkutat di angka 30 persen,” ujar Brian dalam keterangan tertulis dari Musyawarah Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ke-18 di IPB University, Bogor, Selasa (24/6).

Menurutnya, inovasi dan penguatan riset harus menjadi prioritas agar kampus tak sekadar menjadi ruang belajar, tetapi juga pusat pertumbuhan pengetahuan dan penggerak ekonomi berbasis sains dan teknologi.

“Kita harus mendorong mahasiswa membangun ekosistem pengetahuan. Negeri yang makmur adalah negeri yang menguasai sains dan teknologi. Oleh karena itu, tuntut ilmu setinggi-tingginya dan kuasai sains serta teknologi,” tegas Brian.

Perubahan Budaya Akademik

Ia juga menekankan pentingnya perubahan budaya akademik di lingkungan kampus agar lebih menekankan riset, pengabdian masyarakat, dan budaya diskusi ilmiah yang kuat.

Senada dengan hal tersebut, Rektor IPB University Arif Satria menambahkan bahwa generasi muda harus mempersiapkan diri untuk memimpin di tengah era teknokrasi.

“BEM SI sebagai calon pemimpin masa depan, harus disiapkan untuk menghadapi era teknokrasi. Tidak hanya memimpin perubahan, tapi juga memimpin masa depan,” ujar Arif.

Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Pertanian, Wakil Rektor I IPB, Dekan Fakultas Pertanian IPB, Direktur Kemahasiswaan IPB, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus anggota BEM SI.

Para mahasiswa berharap forum ini mampu memperkuat posisi mereka sebagai agen perubahan yang konsisten menjaga demokrasi, keadilan sosial, dan turut mendorong kemajuan pembangunan nasional. (tb)

Berita Terbaru

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Mendikdasmen: AI Bukan Pengganti Guru dalam Dunia Pendidikan

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Perkembangan kecerdasan buatan di bidang pendidikan dinilai tidak serta-merta menggeser peran pendidik. Pemerintah menegaskan teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti relasi...

Leave a comment