Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Sekolah Rakyat, Kemensos Siapkan 1.554 Guru

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 11 Juni 2025 16:02 WIB
Sekolah Rakyat, Kemensos Siapkan 1.554 Guru
NEWSREAL.ID - RAPAT KOORDINASI: Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memimpin Rapat Koordinasi Pengadaan Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat di Gedung Aneka Bakti Kemensos, beberapa waktu lalu. (Foto: Kemensos)

NEWSREAL, JAKARTA- Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mematangkan peluncuran program Sekolah Rakyat yang dijadwalkan dimulai pada pertengahan Juli 2025. Sebagai persiapan, Kemensos telah merekrut 1.554 guru dan 53 kepala sekolah untuk mendukung operasional awal program pendidikan alternatif ini.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan, total tenaga pendidik dan kependidikan yang terlibat dalam program ini mencapai sekitar 4.000 orang. Dari jumlah tersebut, 1.554 merupakan guru yang akan mengajar pada tahap awal peluncuran Sekolah Rakyat di 100 titik lokasi.

“Gurunya 1.554 orang, kepala sekolah sudah direkrut 53. Kalau nanti jumlah sekolah ditambah jadi 100, maka akan kami sesuaikan kembali,” ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di kantor Kemensos, Rabu (11/6).

Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Mohammad Nuh, mengungkapkan bahwa 100 Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang. Persiapan sudah dilakukan secara intensif, mulai dari infrastruktur, kurikulum, hingga tenaga pengajar.

“Kami targetkan pertengahan Juli bisa mulai. Infrastruktur didukung Kementerian PUPR dan sejumlah BUMN. Kurikulum juga sudah disusun oleh tim Kemensos,” kata Nuh.

Menurut Nuh, pemilihan kepala sekolah dilakukan lebih awal agar mereka bisa terlibat langsung dalam proses persiapan. Dari 160 kandidat, sebanyak 53 kepala sekolah telah terpilih melalui serangkaian seleksi dan kini sedang mengikuti pelatihan.

Sekolah Rujukan

“Pelatihan tidak hanya di kelas, tetapi juga kunjungan ke sekolah-sekolah rujukan. Jadi mereka bisa langsung melihat dan memahami praktik terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, 1.544 guru juga telah disiapkan dan dijadwalkan menyelesaikan proses rekrutmen serta pelatihan pada Juni ini. Para guru akan mengajar di 395 rombongan belajar (rombel) yang dirancang untuk tahap awal program.

“Setelah proses seleksi, para guru juga akan mengikuti orientasi agar benar-benar siap mengajar di lingkungan Sekolah Rakyat,” tambah Nuh.

Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Kemensos untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif dan menjangkau kelompok rentan secara langsung di komunitas. Dengan kombinasi kurikulum tematik, pendekatan sosial, serta partisipasi masyarakat, program ini diharapkan dapat menjadi model pendidikan alternatif yang menjawab kesenjangan akses di berbagai wilayah Indonesia. (tb)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment