Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Warga Sayung Terus Terendam Rob, Pemerintah Janji Serius Bangun Giant Sea Wall

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 16 Juni 2025 16:30 WIB
Warga Sayung Terus Terendam Rob, Pemerintah Janji Serius Bangun Giant Sea Wall
NEWSREAL.ID - ISTIGHOSAH ROB: Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo serta pejabat PU hadir dalam Istighosah yang diadakan PCNU Demak, Minggu (15/6). (Foto Ist).

NEWSREAL, JAKARTA – Derita panjang masyarakat pesisir Sayung, Kabupaten Demak, akibat banjir rob belum menemukan akhir. Sejumlah rumah warga masih terendam air laut yang naik setiap hari, jalan-jalan rusak, dan aktivitas ekonomi lumpuh. Di tengah kondisi tersebut, pemerintah pusat kembali menegaskan komitmen untuk membangun Giant Sea Wall, tanggul laut raksasa yang digadang-gadang akan menyelamatkan Pantai Utara Jawa dari bencana serupa.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa proyek ini merupakan prioritas Presiden Prabowo Subianto, dan sudah masuk dalam visi misi sejak masa kampanye. “Rob ini sudah lama terjadi, terutama di wilayah seperti Demak, akibat kombinasi penurunan muka tanah, kenaikan permukaan air laut, dan perubahan iklim global,” kata Dody di Jakarta, Senin (16/6).

Menurut Dody, Presiden Prabowo langsung menginstruksikan kementerian teknis agar mempercepat kajian dan pelaksanaan proyek tanggul laut dari Banten hingga Gresik. “Insya Allah akan terlaksana. Kami sadar penderitaan masyarakat, terutama di Sayung yang setiap hari hidup berdampingan dengan genangan air laut. Tapi mohon bersabar, karena anggaran kami terbatas,” ujar dia.

Tinggalkan Rumah

Di Sayung, rob telah menjadi bagian dari kehidupan warga sehari-hari selama bertahun-tahun. Banyak keluarga harus meninggalkan rumah karena tak lagi layak huni. Sekolah dan tempat ibadah pun tak luput dari genangan. “Kami capek hidup begini terus. Dulu air hanya naik saat pasang, sekarang hampir tiap hari,” ujar Warti, warga Desa Sriwulan, Sayung.

Pemerintah saat ini tengah mempersiapkan pembentukan Badan Otorita Tanggul Laut Pantai Utara Jawa, yang akan mengoordinasikan pembangunan Giant Sea Wall secara lintas wilayah dan kementerian. Nantinya, wilayah-wilayah terdampak seperti Jakarta, Semarang, dan Demak akan masuk dalam prioritas konstruksi.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, sebelumnya juga menegaskan bahwa perlindungan garis pantai tak hanya soal infrastruktur, melainkan soal penyelamatan manusia dan peradaban.

“Kalau tidak kita cegah sekarang, ribuan keluarga akan kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian,” ujarnya.

Warga pesisir seperti di Sayung hanya bisa berharap agar proyek tanggul laut benar-benar segera diwujudkan, sebelum gelombang rob berikutnya kembali merendam harapan mereka. (tb)

Berita Terbaru

Destinasi Wisata Jateng Siap Sambut Wisatawan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama libur Lebaran 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan pemudik di berbagai daerah. Gubernur Jateng, Ahmad...

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Lapas Purwodadi Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga Warga Binaan

NEWSREAL.ID, PURWODADI- Suasana haru dan hangat menyelimuti Aula Ajisaka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi, Kamis (12/3). Puluhan warga binaan mendapat kesempatan berbuka puasa bersama...

Baru Sebulan Beroperasi, Toko Miras di Genuk Disegel Warga

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Keresahan warga di Kecamatan Genuk akhirnya memuncak. Sebuah toko penjual minuman keras yang baru beroperasi sekitar satu bulan di Jalan Raya Woltermongunsidi, Kelurahan...

Sahur di Pura: Agustina dan Sinta Nuriyah Rawat Toleransi Kota Semarang

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang kembali menegaskan komitmennya menjaga toleransi lewat sahur bersama lintas iman, Selasa (24/2/2026). Digelar di rumah ibadah umat Hindu, momentum ini bukan...

Sembilan Daerah Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Jateng

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan kawasan industri masih menjadi tumpuan utama untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini, ada sembilan kabupaten/kota di Jateng...

Soal Dana Hibah, PB XIV Purbaya: Kami Ikuti Arahan Pemerintah

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pakoeboewono (PB) XIV Purbaya merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang mengungkap dana hibah pemerintah untuk Keraton Surakarta selama ini masuk ke rekening...

Ratusan Siswa di Grobogan Diduga Keracunan MBG

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jateng, tengah menangani dugaan kejadian luar biasa keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG),...

Kanwil Kemenkum Jateng Fokus Perkuat Posbankum Desa Jelang 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah menargetkan penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah,...

Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir

NEWSREAL.ID, BANDA ACEH- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh angkat suara usai insiden ricuh pengibaran bendera bulan bintang di Aceh Utara. Ia menyayangkan kericuhan...

Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyepakati kesepakatan baru usai konflik internal...

UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen, Jadi Rp2,32 Juta per Bulan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2026 naik sebesar 7,28 persen menjadi Rp2.327.386,07 per bulan. Kenaikan...

Leave a comment