Ekonomi Bisnis

BUMD Sumbang Laba Rp29,6 Triliun, Tapi 300 Masih Tekor Rp5,5 Triliun

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 16 Juli 2025 19:18 WIB
BUMD Sumbang Laba Rp29,6 Triliun, Tapi 300 Masih Tekor Rp5,5 Triliun
NEWSREAL.ID - RAPAT KERJA: Mendagri, Tito Karnavian dan jajaran menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi II DPR RI di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/7). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Meski berhasil menyumbang laba hingga Rp29,6 triliun, keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) masih diwarnai ketimpangan kinerja. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkap, sebanyak 300 BUMD di Indonesia tercatat mengalami kerugian dengan nilai mencapai Rp5,5 triliun.

Hal itu disampaikan Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Rabu (16/7). Ia menuturkan, dari total 1.091 BUMD yang tersebar di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota, sebanyak 678 unit mencatatkan laba, sementara 113 BUMD belum menyampaikan laporan keuangan terbaru.

“Sebagian besar BUMD yang merugi bergerak di sektor aneka usaha. Ini perlu dievaluasi, karena jika dibiarkan, hanya menjadi beban fiskal bagi daerah,” kata Tito di hadapan anggota dewan.

Kementerian mencatat total aset BUMD mencapai Rp1.240 triliun. Sementara dividen yang disetorkan kepada daerah sebesar Rp12,02 triliun.

Menurut Tito, sektor paling stabil dan menghasilkan laba terbanyak saat ini adalah perusahaan air minum daerah dan bank perekonomian rakyat (BPR). “Ini karena sifatnya cenderung monopolistik. Berbeda dengan sektor aneka usaha yang berisiko tinggi dan pengelolaannya kerap tidak profesional,” ujarnya.

Tito mencontohkan BUMD paling menguntungkan yakni PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) yang membukukan laba Rp678 miliar. Di sisi lain, laba terendah tercatat pada PT BPR BKK Wonosobo yang hanya mencetak Rp1 juta.

“Ini menunjukkan betapa lebarnya kesenjangan kinerja antar-BUMD. Maka perlu ada transformasi tata kelola agar keberadaan BUMD benar-benar menjadi penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar simbol,” tegas Tito.

Dari 1.091 BUMD tersebut, 172 dimiliki oleh pemerintah provinsi, 714 oleh kabupaten, dan 205 oleh kota. Evaluasi menyeluruh tengah disiapkan Kemendagri bersama kementerian teknis terkait, terutama terhadap BUMD yang tidak produktif dan tidak melaporkan kinerja keuangan secara reguler.

“Kami ingin daerah tidak asal bentuk BUMD, tapi harus betul-betul melihat prospek usaha dan profesionalisme pengelolaannya,” pungkas Tito. (ct)

Berita Terbaru

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Leave a comment