Hukum Kriminal

Kasus Dugaan Pemerasan TKA, KPK Tahan Empat Pejabat Kemnaker

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 17 Juli 2025 22:32 WIB
Kasus Dugaan Pemerasan TKA, KPK Tahan Empat Pejabat Kemnaker
NEWSREAL.ID - KASUS TKA KEMNAKER: Keempat tersangka kasus pemerasan izin TKA di Kemnaker yang ditahan KPK. Selain dugaan pemerasan, mereka juga diduga terlibat kasus penerimaan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, Kamis (17/7).

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan, keempat tersangka ditahan seusai penyidik mengantongi bukti kuat. “Hari ini KPK melakukan penahanan terhadap 4 tersangka dari total 8 yang telah ditetapkan sejak 5 Juni 2025,” kata Setyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta.

Keempat tersangka yang kini mendekam di tahanan KPK adalah Suhartono, Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker periode 2020-2023, Haryanto, Direktur PPTKA 2019-2024 sekaligus Dirjen Binapenta 2024–2025, Wisnu Pramono, Direktur PPTKA 2017-2019, dan Devi Angraeni, Koordinator Uji Kelayakan PPTKA 2020-2024 yang kini menjabat Direktur PPTKA.

Dicekal

Sementara itu, empat tersangka lainnya yang belum ditahan, namun telah dicegah ke luar negeri, adalah Gatot Widiartono, mantan Kasubdit Maritim dan Pertanian serta PPK PPTKA, Putri Citra Wahyoe, staf Direktorat PPTKA, Jamal Shodiqin, dan Alfa Eshad.

Dalam proses penyidikan, KPK berhasil menyita barang bukti berupa Rp5,4 miliar uang tunai, 11 mobil, dan 2 sepeda motor. Seluruh barang sitaan kini berada di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK di Cawang, Jakarta Timur.

KPK juga memeriksa sejumlah saksi penting, termasuk mantan Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan dari era Muhaimin Iskandar, Hanif Dhakiri, hingga Ida Fauziyah, karena diduga turut menerima aliran dana terkait kasus ini.

Penyidik masih mendalami alur gratifikasi dari proses pengesahan penggunaan TKA, yang diduga disalahgunakan oleh para pejabat tersebut untuk kepentingan pribadi. Kasus ini menambah daftar praktik korupsi yang membelit pengelolaan perizinan TKA di Indonesia. (tb)

Berita Terbaru

Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...

Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...

243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....

Leave a comment