Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Ketum PKK Dorong Pendidikan dan Perlindungan Anak Menuju Indonesia Emas

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 26 Juli 2025 20:47 WIB
Ketum PKK Dorong Pendidikan dan Perlindungan Anak Menuju Indonesia Emas
NEWSREAL.ID - HARI ANAK NASIONAL: Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2025 yang berlangsung di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, baru-baru ini. (Foto: TP PKK)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut Indonesia Emas 2045, Ketua Umum Tim Penggerak PKK Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya memperkuat pendidikan dan perlindungan anak sejak dini.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang digelar di Kabupaten Nabire, Papua, Rabu (23/7). “Anak-anak adalah aset masa depan. Indonesia tidak cukup hanya memiliki generasi yang besar secara jumlah, tetapi juga harus berkualitas dan siap bersaing di tingkat global,” ujar Tri.

Ia menekankan bahwa momen Hari Anak Nasional seharusnya menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk memperjuangkan hak-hak anak, memberikan kasih sayang, perlindungan, serta memastikan tumbuh kembang mereka berlangsung optimal.

Tri mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi, mulai dari kasus kekerasan terhadap anak, kurangnya akses pendidikan, hingga persoalan gizi seperti stunting. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak, termasuk kader PKK di seluruh Indonesia, untuk berperan aktif dalam mendampingi dan melindungi anak-anak.

“Penting bagi kita memastikan anak-anak mendapatkan layanan administrasi kependudukan, pendidikan formal dan nonformal, ruang bermain yang layak, serta pendampingan dalam penggunaan teknologi digital,” jelasnya.

Indonesia Emas

Tahun ini, Hari Anak Nasional mengusung tema “Anak Indonesia Bersaudara”, dengan lima subtema utama: generasi emas bebas stunting, pendidikan inklusif, anak cerdas digital, stop perkawinan anak, dan perlindungan anak menuju Indonesia Emas.

Menurut Tri, tema ini menjadi pengingat bahwa anak-anak harus tumbuh dalam semangat persaudaraan, memahami keberagaman daerah di Indonesia, dan memiliki kebanggaan sebagai bagian dari bangsa yang besar.

Ia juga menyoroti pentingnya peran TP PKK dalam pencegahan stunting dan penguatan imunisasi anak. “Saya yakin kader PKK sangat paham soal stunting dan sudah tahu langkah-langkah pencegahannya. Salah satunya adalah lewat imunisasi yang akan terus kita dorong, termasuk di Papua Tengah,” tegasnya.

Tri berharap, dengan sinergi pemerintah, masyarakat, dan keluarga, anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi demi masa depan Indonesia yang gemilang. (tb)

Berita Terbaru

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Mendikdasmen: AI Bukan Pengganti Guru dalam Dunia Pendidikan

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Perkembangan kecerdasan buatan di bidang pendidikan dinilai tidak serta-merta menggeser peran pendidik. Pemerintah menegaskan teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti relasi...

Banjir Lumpuhkan Ribuan Sekolah di Sumatra, Ratusan Ribu Siswa Terdampak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir 2025 tak hanya merusak permukiman warga, tetapi juga mengganggu dunia pendidikan....

Mendikdasmen Pasang Target Besar Pendidikan 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memanaskan mesin jelang tahun anggaran 2026. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memaparkan...

Kepala BNN: Karier Tanpa Batas Berawal dari Hidup Sehat dan Bebas Narkoba

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa masa depan dan karier tanpa batas hanya dapat diraih dengan gaya hidup...

Prabowo Siapkan SMA Garuda, Sekolah Unggulan Baru Pendamping Taruna Nusantara

NEWSREAL.ID, MALANG- Peta pendidikan unggulan nasional bakal bertambah. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana peluncuran SMA Garuda, sekolah model baru yang disiapkan untuk melengkapi peran SMA...

Mendikdasmen Siap Wajibkan Ikrar Pelajar di Upacara Sekolah

NEWSREAL.ID, BANJARBARU- Upacara bendera di sekolah bakal punya tambahan agenda baru. Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan siap...

Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 Perkuat Ekosistem Pendidikan Inklusif dan Bermutu

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang bermutu dan inklusif melalui penyelenggaraan Gelar Karya Vokasi Pendidikan Khusus dan...

Leave a comment