
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Keraton Surakarta Hadiningrat melakukan kunjungan ke DPRD Jawa Tengah untuk menyuarakan aspirasi terkait mandeknya dana hibah kebudayaan sejak tahun 2012.
Dalam audiensi bersama Komisi E DPRD Jateng, GKR Koes Moerdiyah Wandansari, yang juga Pengageng Sasono Wilopo sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat Karaton Surakarta, mengungkapkan, bantuan dari Pemprov Jateng selama ini sangat berarti bagi keberlangsungan adat dan budaya di lingkungan keraton.
“Kami datang untuk menyampaikan beberapa persoalan, terutama terkait dana hibah kebudayaan. Sejak 2012, kami tidak lagi menerima bantuan tersebut, padahal sebelumnya digunakan untuk membayar honor abdi dalem dan operasional keraton,” ujar Moerdiyah.
Menurut data yang ia paparkan, terakhir kali dana hibah sebesar Rp 1 miliar diterima, dengan alokasi Rp 900 juta untuk honor abdi dalem dan sisanya untuk kegiatan serta kebutuhan operasional keraton. Tanpa sokongan itu, lanjutnya, pelestarian budaya keraton kian terhambat.
Perubahan Regulasi
Mandeknya pencairan dana hibah diduga berkaitan dengan perubahan regulasi dan sistem pengawasan keuangan pasca penguatan sistem transparansi hibah daerah. Sejak 2012, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperketat pemberian hibah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 32 Tahun 2011 yang revisinya mengharuskan penerima hibah berbadan hukum serta memiliki proposal dan laporan pertanggungjawaban keuangan yang akuntabel. Keraton Solo, meski sebagai entitas budaya, dinilai belum memenuhi seluruh aspek administratif tersebut.
Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota Komisi E DPRD Jateng, Saiful Hadi, mendorong agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi segera mengkaji kembali kebijakan hibah budaya tersebut agar lebih adaptif terhadap kebutuhan lembaga adat dan pelestari budaya.
“Kami melihat ini perlu ditinjau ulang. Jangan sampai semangat melestarikan kebudayaan malah terhambat oleh teknis birokrasi yang terlalu kaku. Kami mendukung adanya hibah untuk pelestarian kebudayaan, tapi penyalurannya harus tepat sasaran dan berbasis kebutuhan nyata,” kata Saiful.
Ketua Komisi E DPRD Jateng Messy Widiastuti yang memimpin rapat juga menyatakan terbuka terhadap masukan dari Keraton Surakarta. Ia menegaskan, pihaknya siap menjadi jembatan antara keraton dan pemerintah provinsi agar ada solusi konkret terhadap stagnasi bantuan tersebut.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi upaya Keraton Surakarta memperjuangkan kembali peran aktifnya dalam penguatan budaya Jawa, sembari menagih komitmen pemerintah daerah terhadap keberlanjutan warisan leluhur. (tb)
Destinasi Wisata Jateng Siap Sambut Wisatawan
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama libur Lebaran 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan pemudik di berbagai daerah. Gubernur Jateng, Ahmad...
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga
NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...
Lapas Purwodadi Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga Warga Binaan
NEWSREAL.ID, PURWODADI- Suasana haru dan hangat menyelimuti Aula Ajisaka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi, Kamis (12/3). Puluhan warga binaan mendapat kesempatan berbuka puasa bersama...
Baru Sebulan Beroperasi, Toko Miras di Genuk Disegel Warga
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Keresahan warga di Kecamatan Genuk akhirnya memuncak. Sebuah toko penjual minuman keras yang baru beroperasi sekitar satu bulan di Jalan Raya Woltermongunsidi, Kelurahan...
Sahur di Pura: Agustina dan Sinta Nuriyah Rawat Toleransi Kota Semarang
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang kembali menegaskan komitmennya menjaga toleransi lewat sahur bersama lintas iman, Selasa (24/2/2026). Digelar di rumah ibadah umat Hindu, momentum ini bukan...
Sembilan Daerah Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Jateng
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan kawasan industri masih menjadi tumpuan utama untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini, ada sembilan kabupaten/kota di Jateng...
Soal Dana Hibah, PB XIV Purbaya: Kami Ikuti Arahan Pemerintah
NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pakoeboewono (PB) XIV Purbaya merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang mengungkap dana hibah pemerintah untuk Keraton Surakarta selama ini masuk ke rekening...
Ratusan Siswa di Grobogan Diduga Keracunan MBG
NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jateng, tengah menangani dugaan kejadian luar biasa keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG),...
Kanwil Kemenkum Jateng Fokus Perkuat Posbankum Desa Jelang 2026
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah menargetkan penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah,...
Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir
NEWSREAL.ID, BANDA ACEH- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh angkat suara usai insiden ricuh pengibaran bendera bulan bintang di Aceh Utara. Ia menyayangkan kericuhan...
Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyepakati kesepakatan baru usai konflik internal...
UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen, Jadi Rp2,32 Juta per Bulan
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2026 naik sebesar 7,28 persen menjadi Rp2.327.386,07 per bulan. Kenaikan...

