Regional

Mandek Sejak 2012, Keraton Solo Desak Evaluasi Penyaluran Dana Hibah

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 18 Juli 2025 11:38 WIB
Mandek Sejak 2012, Keraton Solo Desak Evaluasi Penyaluran Dana Hibah
NEWSREAL.ID - BERTEMU KOMISI E: Sekretariat Karaton Surakarta Hadiningrat melakukan audiensi dengan Komisi E DPRD Provinsi Jateng di Ruang Rapat Komisi E, Gedung Berlian, Jl Pahlawan, Semarang, Kamis (17/7. (Foto: Pemprov Jateng)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Keraton Surakarta Hadiningrat melakukan kunjungan ke DPRD Jawa Tengah untuk menyuarakan aspirasi terkait mandeknya dana hibah kebudayaan sejak tahun 2012.

Dalam audiensi bersama Komisi E DPRD Jateng, GKR Koes Moerdiyah Wandansari, yang juga Pengageng Sasono Wilopo sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat Karaton Surakarta, mengungkapkan, bantuan dari Pemprov Jateng selama ini sangat berarti bagi keberlangsungan adat dan budaya di lingkungan keraton.

“Kami datang untuk menyampaikan beberapa persoalan, terutama terkait dana hibah kebudayaan. Sejak 2012, kami tidak lagi menerima bantuan tersebut, padahal sebelumnya digunakan untuk membayar honor abdi dalem dan operasional keraton,” ujar Moerdiyah.

Menurut data yang ia paparkan, terakhir kali dana hibah sebesar Rp 1 miliar diterima, dengan alokasi Rp 900 juta untuk honor abdi dalem dan sisanya untuk kegiatan serta kebutuhan operasional keraton. Tanpa sokongan itu, lanjutnya, pelestarian budaya keraton kian terhambat.

Perubahan Regulasi

Mandeknya pencairan dana hibah diduga berkaitan dengan perubahan regulasi dan sistem pengawasan keuangan pasca penguatan sistem transparansi hibah daerah. Sejak 2012, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperketat pemberian hibah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 32 Tahun 2011 yang revisinya mengharuskan penerima hibah berbadan hukum serta memiliki proposal dan laporan pertanggungjawaban keuangan yang akuntabel. Keraton Solo, meski sebagai entitas budaya, dinilai belum memenuhi seluruh aspek administratif tersebut.

Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota Komisi E DPRD Jateng, Saiful Hadi, mendorong agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi segera mengkaji kembali kebijakan hibah budaya tersebut agar lebih adaptif terhadap kebutuhan lembaga adat dan pelestari budaya.

“Kami melihat ini perlu ditinjau ulang. Jangan sampai semangat melestarikan kebudayaan malah terhambat oleh teknis birokrasi yang terlalu kaku. Kami mendukung adanya hibah untuk pelestarian kebudayaan, tapi penyalurannya harus tepat sasaran dan berbasis kebutuhan nyata,” kata Saiful.

Ketua Komisi E DPRD Jateng Messy Widiastuti yang memimpin rapat juga menyatakan terbuka terhadap masukan dari Keraton Surakarta. Ia menegaskan, pihaknya siap menjadi jembatan antara keraton dan pemerintah provinsi agar ada solusi konkret terhadap stagnasi bantuan tersebut.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi upaya Keraton Surakarta memperjuangkan kembali peran aktifnya dalam penguatan budaya Jawa, sembari menagih komitmen pemerintah daerah terhadap keberlanjutan warisan leluhur. (tb)

Berita Terbaru

Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng

SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...

Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...

Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Curhat Presiden, Ini Kisahnya

BALI,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi calon siswa dan orang tua saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu,...

Rusa Makan Sampah di Kota Solo Viral, Kenapa ?

SOLO,NEWSREAL.id– Kisah viral datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di pusat Kota Bengawan, dunia maya dihebohkan soal tingkah tidak alami sejumlah hewan tepatnya di...

Di Bali, Prabowo Ingin Sekolah Rakyat Ditambah

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). Di Pulau Dewata ini orang nomor satu di NKRI ini meminta fasilitas...

Hasil Ketahanan Pangan Laris Manis di CFD, Lapas Purwodadi Dorong Kemandirian Warga Binaan

PURWODADI,NEWSREAL.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui...

Kasus Penepiun Berkedok Investasi di Purwokerto agar Dilaporkan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah agar berani melapor ke pihak...

Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...

Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...

Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...

Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan

JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...

Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan

PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....

Leave a comment