Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Tambah 1,7 Juta Jiwa, Penduduk Indonesia Capai 286 Juta per Juni 2025

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 12 Juli 2025 12:51 WIB
Tambah 1,7 Juta Jiwa, Penduduk Indonesia Capai 286 Juta per Juni 2025
NEWSREAL.ID - MEMERIKSA BAYI: Seorang perawat memeriksa kondisi bayi-bayi yang baru lahir di ruang perawatan sebuah rumah sakit di Indonesia. Kelahiran bayi terus menyumbang peningkatan jumlah penduduk nasional, yang per Juni 2025 tercatat mencapai 286,69 juta jiwa. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Populasi Indonesia terus membengkak. Per akhir Juni 2025, jumlah penduduk Tanah Air tercatat mencapai 286.693.693 jiwa, bertambah sekitar 1,7 juta jiwa hanya dalam enam bulan terakhir.

Lonjakan ini menandai tekanan baru bagi sektor pembangunan, layanan dasar, hingga perencanaan anggaran nasional. Data ini diumumkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri dalam acara peluncuran Desain Besar Pembangunan Kependudukan (DBPK) 2025–2045, Jumat (11/7).

Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi mengatakan, dari total populasi tersebut, 144,6 juta adalah laki-laki dan 142 juta adalah perempuan, dengan selisih sekitar 2,6 juta jiwa.

“Kita tak bisa lagi anggap enteng soal jumlah penduduk. Ledakan populasi ini bukan sekadar statistik, tapi penentu arah masa depan bangsa. DBPK akan jadi kompas pembangunan manusia Indonesia yang unggul,” ujar Teguh.

Fondasi Utama

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa data kependudukan adalah fondasi utama dalam perencanaan nasional.

Pihaknya mengingatkan bahwa sejak era Repelita pada 1969, pembangunan Indonesia selalu dimulai dari basis data demografis. “Kalau ingin tahu berapa sekolah harus dibangun, berapa dokter dibutuhkan, berapa buku harus dicetak, semua dimulai dari data kependudukan. Bahkan layanan angkot pun tak bisa tepat tanpa data itu,” tegas Rachmat.

Rachmat juga menambahkan bahwa data kependudukan yang akurat bukan hanya soal jumlah dan kualitas, tapi juga persebaran. Ketiga aspek itu menjadi kunci untuk pemerataan pembangunan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa keberhasilan Indonesia dalam membangun berbasis data telah menjadi rujukan global. Pemenang Nobel Ekonomi 2019, Abhijit Banerjee dan Esther Duflo, memenangkan penghargaan bergengsi itu setelah meneliti model pembangunan Indonesia yang berbasis data.

“Jadi, ketika kita bicara data kependudukan, kita bicara tentang arah pembangunan bangsa,” tegas Rachmat. (tb)

Berita Terbaru

Benahi Data dari Desa, Gus Ipul Tekankan Bansos Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

NEWSREAL.ID, PASURUAN- Pemerintah pusat menaruh perhatian besar pada akurasi data kemiskinan sebagai fondasi utama pengentasan kemiskinan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan, peran kepala...

Prabowo Tegaskan Perang Lawan Korupsi

NEWSREAL.ID, MALANG- Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras soal praktik korupsi yang dinilainya telah menggerogoti kekayaan bangsa selama bertahun-tahun. Ia menegaskan, pemerintah tidak akan...

Di Hadapan NU, Prabowo Tegaskan Sumpah Presiden: Negara Wajib Lindungi Rakyat dari Lapar dan Miskin

NEWSREAL.ID, MALANG- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa tugas utama negara bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi memastikan rakyat terbebas dari kemiskinan, kelaparan, serta keterbatasan akses kesehatan...

Di Hadapan Keluarga Besar NU, Prabowo Mengaku Kian Berani Mengabdi dan Membela Rakyat

NEWSREAL.ID, MALANG- Presiden Prabowo Subianto menyebut kebersamaannya dengan Nahdlatul Ulama (NU) memberi energi dan keberanian tersendiri dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa. Berada di tengah para...

Safsus Menag: Diplomasi Agama, Jurus Indonesia Tampil Percaya Diri di Panggung Dunia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia dinilai memiliki “senjata lunak” yang jarang dimiliki negara lain: diplomasi agama. Modal inilah yang disebut Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar,...

Lampung Resmi Pegang Tiket Porwanas 2027

NEWSREAL.ID, BANTEN– Kepastian tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 akhirnya terjawab. Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Seksi Wartawan Olahraga Indonesia (Siwo) secara resmi menetapkan...

Ramadan, BGN Siapkan 4 Skema Penyaluran MBG

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan sejumlah penyesuaian teknis. Pemerintah menyiapkan empat skema penyaluran agar manfaat program...

Bahlil Dorong Desentralisasi Izin Tambang

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melempar wacana perubahan besar dalam tata kelola pertambangan nasional. Ia menginginkan kewenangan penerbitan izin...

Prabowo Sebut Dana Umat Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menilai Indonesia menyimpan kekuatan ekonomi besar yang selama ini belum tergarap maksimal. Potensi tersebut berasal dari dana umat yang, jika...

Mensos Tekankan Peran Perangkat Desa dalam Pembaruan Data Bansos

NEWSREAL.ID, SIDOARJO– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pentingnya peran perangkat desa dalam proses digitalisasi dan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional...

Perkuat Kerja Sama, Albanese Bertemu Prabowo di Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Pertemuan ini menjadi penegasan komitmen kedua negara...

Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Digugat, Dosen-Guru Minta MK Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemanfaatan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai penolakan. Kali ini, gugatan resmi diajukan dosen dan guru ke Mahkamah Konstitusi...

Leave a comment