Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Dari Rp6 Juta Jadi Rp65 Juta, Warga Cirebon Kaget PBB Melonjak

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 15 Agustus 2025 15:12 WIB
Dari Rp6 Juta Jadi Rp65 Juta, Warga Cirebon Kaget PBB Melonjak
NEWSREAL.ID - Balai Kota Cirebon di Jl Siliwangi, Kota Cirebon. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, CIREBON- Lonjakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Cirebon memicu gelombang protes warga. Kenaikan yang mencapai 1.000 persen membuat sebagian masyarakat kelimpungan menanggung beban pajak hingga puluhan juta rupiah per tahun.

Salah satu warga terdampak, Darma Suryapranata (83), mengaku kaget saat tagihan PBB rumahnya di kawasan Siliwangi melonjak dari Rp6,2 juta pada 2023 menjadi Rp65 juta di 2024. “Naiknya lebih dari 1.000 persen. Ini benar-benar memberatkan,” ujarnya, Rabu (13/8) malam.

Cerita Darma bukan kasus tunggal. Di Paguyuban Pelangi, tempat sejumlah warga berkumpul, banyak yang mengeluhkan kenaikan serupa, bahkan ada yang mencapai 700 persen. Juru bicara paguyuban, Hetta Mahendrati, meminta Pemerintah Kota Cirebon mengembalikan tarif PBB ke angka tahun lalu.

Kenaikan PBB tersebut diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Hetta menilai kebijakan itu tidak mempertimbangkan kemampuan ekonomi warga.

Kaji Ulang

Menanggapi protes tersebut, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengatakan pihaknya sudah membahas persoalan ini sejak sebulan lalu. Ia berjanji mengkaji ulang aturan tersebut agar tidak membebani masyarakat. “Mudah-mudahan formulasi baru yang dibuat bisa menurunkan tarif PBB,” kata Edo.

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani, menyebut pihaknya tengah mendorong revisi Perda Nomor 1 Tahun 2024. Targetnya, revisi itu disahkan pada September 2025 dengan penghitungan tarif yang lebih rendah, maksimal 0,3 persen.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengaku sudah memanggil seluruh kepala daerah untuk mengidentifikasi kenaikan PBB di berbagai wilayah. Langkah ini diambil menyusul gelombang protes serupa yang terjadi di Pati, Jombang, dan Bone.

Tito mengingatkan agar kepala daerah mempertimbangkan kondisi ekonomi warga sebelum menetapkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan tarif PBB. “Jangan sampai kebijakan pajak justru menimbulkan keresahan,” tegasnya. (tb)

Berita Terbaru

Siap-siap Jakarta Gelap, Cek Waktu Pemadaman Lampu ?

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB itu juga dilakukan dalam rangka aksi...

Dikepung 162 Bencana Selama Januari–April 2026, Ini Upaya Pempov Jateng

SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana alam terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut,...

Sepeda Motor Tertemper Kereta Api Bathara Kresna Di CFD Solo, Langsung Di Evakuasi Ke RS Kasih Ibu

SOLO,newsreal id – ​Kecelakaan kereta api Bathara Kresna kembali terjadi di Solo. Kejadian terjadi Minggu, (19/04/2026) pagi tadi saat Car Free Day masih berlangsung. Dari...

Solo Raya Hujan Deras, Sungai Meluap Genangi Rumah Warga

SOLO,newsreal.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Solo Roya sejak Selasa (14/4/2026) sore hingga malam hari dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama memicu...

Gunung Semeru “Batuk-batuk, Keluarkan Awan Panas dan Guguran Sejauh 3 km

LUMAJANG, newsreal.id – Salah satu gunung teraktif di Jawa Timur yakni Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran sejauh tiga kilometer. Gunung yang terletak...

Mahasiswa Udinus Dilibatkan Tekan Sampah Pangan MBG

SEMARANG,newsreal.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Gizi Nasional, menggandeng civitas akademika Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk meminimalkan sampah pangan. Kerja sama itu diwujudkan...

Kemaru Panjang, Menteri PU Pastikan Kesiapan Pasokan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur

WONOGIRI,newsreal.id – Kemampuan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Jawa Tengah dalam mengantisipasi musim kemarau 2026 sedang dipersiapkan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim...

Pemkab Kendal Tinjau Lokasi dan Korban Kebakaran Bulak

KENDAL,newsreal.id – Pemerintah Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat memberikan penanganan dan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Bulak, Kecamatan Rowosari. Bupati Kendal,...

“War’ Ikan Sapu-sapu di Ibukota, Gubernur Pramono Minta Diperluas

JAKARTA,newsreal.id – Faktor kerusakan lingkungan dan ekosistem perairan lokal di sejumlah sungai di Jakarta menjadi masalah tersendiri yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta. Selain itu populasi...

Acungkan Jempol untuk Bupati Kendal, Wakil Ketua KPK Sentil OPD dan Kasih Wejangan Jajaran

KENDAL,newsreal.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan apresiasi atas kesetiaan Bupati Kendal dan jajaran yang selalu melayani masyarakat dengan sepenuh hati. KPK yang diwakili KPK,...

Destinasi Wisata Jateng Siap Sambut Wisatawan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama libur Lebaran 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan pemudik di berbagai daerah. Gubernur Jateng, Ahmad...

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Leave a comment