Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Hamas Sepakat Gencatan Senjata, Jalan Perdamaian Gaza Mulai Terbuka

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 19 Agustus 2025 17:14 WIB
Hamas Sepakat Gencatan Senjata, Jalan Perdamaian Gaza Mulai Terbuka
NEWSREAL.ID - SAYAP HAMAS: Para pejuang Palestina dari sayap bersenjata Hamas, Brigade Qassam dalam upacara pemakaman awal Februari lalu. (Foto: AFP)

NEWSREAL.ID, GAZA CITY- Harapan baru bagi rakyat Gaza kembali muncul. Hamas akhirnya menyetujui proposal gencatan senjata yang diajukan para mediator internasional, membuka peluang dihentikannya perang panjang dengan Israel yang telah menelan puluhan ribu korban jiwa.

Kabar persetujuan itu disampaikan pada Senin (18/8) malam. “Hamas telah menyampaikan tanggapannya kepada para mediator, mengonfirmasi bahwa Hamas dan faksi-faksi menyetujui proposal gencatan senjata baru tanpa meminta amandemen apa pun,” ujar seorang sumber Hamas yang identitasnya dirahasiakan, dikutip AFP.

Sumber Palestina yang mengetahui jalannya perundingan menambahkan, para mediator diperkirakan segera mengumumkan kesepakatan tersebut sekaligus menentukan tanggal dimulainya kembali negosiasi.

“Mediator memberikan jaminan kepada Hamas dan faksi-faksi untuk implementasi perjanjian, beserta komitmen melanjutkan perundingan guna mencari solusi permanen,” katanya.

Meski begitu, hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah Israel. Padahal, upaya yang melibatkan Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat sudah berlangsung berbulan-bulan tanpa hasil yang berarti.

Konflik Gaza yang hampir dua tahun meletus telah menimbulkan krisis kemanusiaan akut. Data terbaru menyebut lebih dari 62 ribu warga Palestina tewas akibat gempuran Israel sejak 2023 hingga 15 Agustus 2025.

Dua Tahap

Sebelumnya, mediator disebut menawarkan skema gencatan senjata awal selama 60 hari disertai pembebasan sandera dalam dua tahap. Namun, Israel tetap melanjutkan operasi militernya, bahkan sempat memaksa warga Palestina direlokasi ke bagian selatan Gaza.

Usulan itu langsung ditolak Hamas yang menyebut relokasi hanyalah “penipuan terang-terangan” untuk menutupi kekejaman pasukan Israel.

Sementara itu, tekanan terhadap pemerintah Israel kian menguat di dalam negeri. Ribuan warga turun ke jalan, memblokade jalur utama Yerusalem-Tel Aviv pada Minggu (18/8), menuntut perang segera dihentikan serta mendesak pembebasan para sandera.

“Hari ini, semua berhenti untuk mengingat nilai paling tinggi: kesucian hidup,” kata Anat Angrest, ibu dari salah seorang sandera, dilansir Reuters. (tb)

Berita Terbaru

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...

Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...

Jejak Intelektual Indonesia Menggema di Pameran Buku Kairo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menancapkan pengaruhnya dalam peta pemikiran Islam dunia. Setelah puluhan tahun absen, kehadiran Indonesia di panggung literasi internasional Cairo International Book Fair...

Iran Buka Suara soal Indonesia Gabung Board of Peace Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran merespons langkah Indonesia yang resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace), forum internasional gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran...

Trump Sindir Eropa di Davos: Tanpa AS, Kalian Sudah Bicara Bahasa Jerman

NEWSREAL.ID, DAVOS- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Kali ini, Eropa jadi sasaran sindirannya setelah sejumlah negara menentang ambisinya untuk menguasai Greenland....

3.117 Orang Tewas dalam Demo Berdarah di Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Setelah lama sunyi dan penuh spekulasi, Iran akhirnya buka suara. Data resmi korban tewas demo berdarah yang mengguncang negeri itu dirilis dan angkanya...

Leave a comment