NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menguak praktik dugaan korupsi di Kementerian Sosial. Kali ini, lembaga antirasuah menetapkan lima tersangka dalam kasus pengangkutan bantuan sosial (bansos) yang seharusnya ditujukan bagi masyarakat terdampak pandemi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyampaikan, dari hasil penyidikan, KPK menetapkan tiga orang serta dua korporasi sebagai tersangka. Namun, ia belum merinci identitas para tersangka tersebut.
“Untuk saat ini kami hanya bisa menyampaikan jumlah tersangka, sementara nama-nama akan diumumkan setelah proses hukum berjalan,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (19/8).
Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara korupsi bansos Kemensos yang sebelumnya sudah menyeret sejumlah nama besar. KPK mulai mengusut dugaan korupsi pengangkutan bansos sejak 13 Agustus 2025 dan telah melakukan serangkaian pemeriksaan.
Sejak 2020, KPK memang mencatat rangkaian kasus korupsi yang terjadi di lingkungan Kemensos, terutama terkait program bantuan sosial di masa pandemi Covid-19. Salah satu perkara besar adalah kasus suap pengadaan bansos untuk wilayah Jabodetabek pada 2020 yang melibatkan mantan Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara.
Bansos KPM
Tidak berhenti di sana, KPK juga mengusut dugaan korupsi penyaluran bansos beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020-2021, yang diumumkan pada Maret 2023. Lalu pada Juni 2024, penyidik kembali membuka perkara terkait pengadaan bansos presiden untuk penanganan Covid-19 di Jabodetabek.
Dalam rangkaian penyidikan terbaru, KPK juga mencegah empat orang bepergian ke luar negeri sejak 19 Agustus 2025. Mereka adalah Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial, Edi Suharto (ES), Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik sekaligus Direktur Utama PT Dosni Roha Indonesia, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT), mantan Direktur Utama DNR Logistics tahun 2018–2022, Kanisius Jerry Tengker (KJT), serta Direktur Operasional DNR Logistics periode 2021–2024, Herry Tho (HER).
KPK menegaskan bahwa pencegahan ke luar negeri dilakukan untuk mendukung kelancaran proses penyidikan, agar para pihak yang diduga terlibat tetap berada di Indonesia saat dipanggil penyidik.
Kasus korupsi bansos ini mendapat perhatian publik lantaran menyangkut hak masyarakat kecil yang seharusnya menerima bantuan di masa sulit. KPK menyatakan akan terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam praktik korupsi di Kemensos. (tb)
Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri
JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...
Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo
JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...
Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo
JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...
243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri
JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...
Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...
Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...
Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara
JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...
Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....
Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...
Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan
TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...
DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng
JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....
