Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Menkeu Bidik 200 Penunggak Pajak Jumbo, Potensi Kas Negara Nambah Rp60 Triliun!

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 23 September 2025 00:24 WIB
Menkeu Bidik 200 Penunggak Pajak Jumbo, Potensi Kas Negara Nambah Rp60 Triliun!
NEWSREAL.ID - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah mulai gerah dengan pengemplang pajak kelas kakap. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sudah mengantongi daftar 200 penunggak pajak jumbo dan berjanji bakal mengeksekusinya dalam waktu dekat. Nilainya? Diperkirakan tembus Rp50–Rp60 triliun!

 “Kita punya list 200 penunggak pajak besar yang sudah inkracht. Kita mau kejar dan eksekusi. Sekitar Rp50 sampai Rp60 triliun,” tegas Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025).

Ia memastikan, para penunggak pajak itu tidak akan bisa menghindar lagi. “Dalam waktu dekat akan kita tagih, dan mereka nggak akan bisa lari,” lanjutnya.

Selain membahas tunggakan pajak, Purbaya juga memaparkan kondisi APBN per Agustus 2025. Pemerintah tercatat mengalami defisit Rp321,6 triliun atau setara 1,35 persen dari PDB.

Detail Realisasi

Detail realisasi hingga 31 Agustus 2025 mencatat Pendapatan negara: Rp1.638,7 triliun (57 persen dari outlook APBN 2025), pajak (Rp1.330 triliun), kepabeanan dan cukai (Rp122,9 triliun), PNBP (Rp306,8 triliun), belanja negara Rp1.960,3 triliun (55,6 persen dari pagu anggaran)

Purbaya mengakui defisit ini salah satunya karena penerimaan pajak yang belum optimal, sehingga langkah eksekusi terhadap penunggak pajak diharapkan bisa memperkuat kas negara.

Masalah pengemplangan pajak oleh pengusaha besar sebenarnya bukan hal baru. Tahun lalu, Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, juga pernah buka-bukaan. Ia menyebut ada sekitar 300 pengusaha Indonesia yang diduga mengemplang pajak hingga Rp300 triliun, sebagian besar dari sektor sawit.

Hashim menegaskan data itu diterima langsung Presiden Prabowo dari Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh. Bahkan, katanya, jutaan hektar kawasan hutan diduga diokupasi ilegal oleh pengusaha sawit nakal yang sampai kini masih bandel urusan bayar kewajiban pajak.

Langkah tegas Purbaya untuk menagih para penunggak pajak jumbo ini dinilai bisa jadi titik balik penguatan pendapatan negara sekaligus sinyal serius pemerintah dalam menegakkan keadilan fiskal. (tb)

Berita Terbaru

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun

BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Vice President...

Leave a comment