Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Atasi Kepadatan, Pemda Didorong Bangun Rusun

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 16 November 2025 16:12 WIB
Atasi Kepadatan, Pemda Didorong Bangun Rusun
NEWSREAL.ID - DISKUSI TATA KOTA: Mendagri Tito Karnavian, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Menteri PKP Maruarar Sirait berdiskusi dalam rapat di kantor Kementerian PKP, Jakarta, Kamis (13/11) malam. (Foto: Ist)

NEWSREAL,ID, JAKARTA- Upaya pemerintah mempercepat penataan kawasan padat penduduk kembali mengemuka setelah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah meningkatkan pembangunan rumah susun sebagai solusi jangka panjang persoalan permukiman di kota-kota besar.

Menurut Tito, hunian vertikal adalah langkah strategis untuk memperbaiki kualitas hidup sekaligus menata ruang kota agar lebih layak dan berkelanjutan. Tito menegaskan, pembangunan rusun harus digencarkan terutama di wilayah dengan kepadatan tinggi seperti Jakarta. Ia mencontohkan keberhasilan Singapura pada akhir 1990-an, yang mampu menata ulang kawasan kumuh melalui proyek hunian vertikal berskala besar.

“Nah, sebetulnya kita mengharapkan Jakarta bisa seperti itu. Berubah. Dan kita harus mulai dari sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu, (15/11).

Menurut Tito, model hunian vertikal memudahkan pemerintah menyediakan fasilitas publik seperti ruang terbuka hijau dan sarana olahraga, sehingga kualitas hidup warga meningkat secara keseluruhan.

Dari sisi akademis, Peneliti Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN, Hadi Supratikta menilai, dorongan Mendagri itu relevan diterapkan, namun harus disesuaikan dengan karakteristik geografis dan sosial tiap daerah.

Ia mengingatkan bahwa wilayah Indonesia yang terdiri dari kawasan kontinental dan kepulauan tak bisa diseragamkan dalam penerapan konsep rusun. Hadi menekankan pentingnya penataan permukiman yang mempertimbangkan risiko bencana, terutama di wilayah pesisir yang rentan rob dan kenaikan permukaan laut.

Lebih Rumit

Selain itu, kebutuhan masyarakat yang menggantungkan hidup pada laut juga harus menjadi dasar perencanaan tata ruang. Untuk daerah pegunungan, ia menilai pembangunan rusun justru lebih rumit karena kondisi topografi yang curam dan rawan longsor. Hunian vertikal, jika terpaksa dibangun, harus dalam skala kecil dan didukung mitigasi kebencanaan yang ketat.

“Pembangunan rusun di daerah pegunungan harus sangat hati-hati dan tidak masif karena risiko geologis,” ujarnya. Agar percepatan pembangunan rusun dapat berjalan efektif, Hadi menekankan pentingnya peta jalan yang menyelesaikan masalah regulasi, pendanaan, hingga penerimaan sosial.

Pemda juga perlu menyusun sistem perizinan terintegrasi serta memberikan insentif kepada pengembang yang membangun rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia menambahkan, aset lahan negara atau daerah yang belum dimanfaatkan seharusnya bisa dijadikan lokasi rusun. Skema pendanaan kreatif seperti kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) juga memungkinkan diterapkan untuk meringankan beban anggaran daerah.

Tak kalah penting, Pemda diminta menyiapkan unit pengelola rusun yang profesional agar bangunan tetap terawat dan tidak berubah menjadi kawasan kumuh.
“Hunian vertikal harus memprioritaskan warga terdampak, terutama mereka yang direlokasi dari kawasan rawan bencana atau permukiman kumuh,” tegas Hadi. (tb)

Berita Terbaru

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Puncak Mudik Via Laut Tembus 28 Ribu Penumpang, Pelni Lampaui Target

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan pemudik via jalur laut mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menembus lebih dari 28...

Diserbu Pemudik! 730 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Minat masyarakat untuk mudik naik kereta api melonjak tajam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 734.293 tiket KA jarak...

BGN Gandeng Kejagung Awasi Program MBG

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat pengawasan penggunaan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini tersebar di...

Leave a comment