Nasional

Beras Bantuan UEA Tak Jadi Dipulangkan, Bobby: Disalurkan Lewat Muhammadiyah

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 19 Desember 2025 22:27 WIB
Beras Bantuan UEA Tak Jadi Dipulangkan, Bobby: Disalurkan Lewat Muhammadiyah
NEWSREAL.ID - SIDAK PASAR: Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution memberikan keterangan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Sei Kambing dan pasar Sukaramai Medan, Kamis (18/12/2025). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, MEDAN- Polemik soal bantuan 30 ton beras dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk korban banjir di Kota Medan akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution.

Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak dikembalikan ke luar negeri, melainkan tetap disalurkan kepada warga terdampak. Bobby memastikan bantuan logistik itu akan didistribusikan melalui organisasi Muhammadiyah setelah mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat.

Baca juga: Pemkot Medan Kembalikan Bantuan 30 Ton Beras dari UEA

“Pemko Medan menyerahkan bantuan itu ke Muhammadiyah. Jadi yang menyalurkan nanti adalah Muhammadiyah,” ujar Bobby di Lanud Soewondo Medan, Jumat (19/12/2025).

Ia menjelaskan, bantuan 30 ton beras tersebut bukan bersifat antarnegara atau government to government (G to G), melainkan berasal dari organisasi non-pemerintah (NGO) di UEA. Karena itu, mekanisme penyalurannya berbeda dengan bantuan resmi negara ke negara.

“Kalau bantuan G to G tentu diserahkan ke pemerintah pusat. Tapi ini bukan G to G, melainkan dari NGO,” katanya. Bobby mengibaratkan skema bantuan tersebut seperti penyaluran bantuan Palang Merah Indonesia (PMI) di dalam negeri.

Bantuan NGO

Di UEA, bantuan disalurkan melalui Bulan Sabit Merah yang kemudian diteruskan ke Pemerintah Kota Medan. Selanjutnya, Pemko Medan menyerahkan bantuan itu kepada Muhammadiyah untuk didistribusikan ke masyarakat.

“Jadi bukan dipulangkan, tapi diserahkan. Karena ini bantuan NGO, maka penyalurannya juga dilakukan oleh NGO yang ada di sini,” ujarnya. Saat ini, seluruh bantuan logistik tersebut sudah berada di gudang Muhammadiyah dan siap disalurkan kepada korban banjir sesuai mekanisme yang berlaku.

“Barangnya sekarang sudah ada di gudang Muhammadiyah. Tinggal teknis penyalurannya,” ucap Bobby. Ia juga menegaskan, bantuan internasional yang bersifat G to G sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, sementara pemerintah daerah hanya bertugas menerima dan menyalurkan sesuai arahan.

Baca juga: Prabowo Mobilisasi Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Kalau G to G, mekanismenya dari pusat. Karena ini dari NGO, maka boleh diterima dan disalurkan oleh NGO yang ada di sini juga,” paparnya.

Sebelumnya, rencana Pemerintah Kota Medan untuk mengembalikan bantuan logistik dari UEA sempat menuai polemik. Bantuan tersebut mencakup 30 ton beras, 300 paket sembako, perlengkapan bayi, dan perlengkapan ibadah.

Wali Kota Medan Rico Waas menyebut rencana pengembalian dilakukan setelah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan pertimbangan pemerintah pusat masih mampu memenuhi kebutuhan bantuan bagi korban banjir di Medan. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment