Nasional

Gus Yahya Minta Muktamar, Siap Tempuh Jalur Hukum Bila Perlu

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 4 Desember 2025 18:08 WIB
Gus Yahya Minta Muktamar, Siap Tempuh Jalur Hukum Bila Perlu
NEWSREAL.ID - KETERANGAN PERS: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya bersama Sekjen PBNU H Amin Said Husni saat menyampaikan keterangan pers di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (3/12). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyatakan siap menempuh jalur hukum bila upaya dialog terkait isu pemakzulan dirinya tidak menemukan jalan keluar.

Dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Rabu (3/12), ia menegaskan masih menjabat sebagai Ketua Umum PBNU sesuai AD/ART organisasi. “Kami akan pertahankan ini dengan sekuat-kuatnya apabila jalan dialog, musyawarah dengan akal sehat dan niat baik ditolak,” ujar Gus Yahya.

Baca juga: Beredar Surat Edaran PBNU Nyatakan Gus Yahya Tak Lagi Ketum

“Jika itu semua buntu karena kepentingan tertentu, kami siap menempuh jalur hukum,” imbuhnya. Gus Yahya menegaskan, keputusan Rapat Harian Syuriyah yang mencopot dirinya tidak sah dan batal demi hukum karena wewenang pergantian Ketua Umum hanya dapat dilakukan melalui muktamar.

Ia mengaku tidak keberatan jika harus turun dari jabatan, asalkan melalui mekanisme yang benar. Karena itu, ia mendorong agar muktamar digelar secepatnya. “Yang penting tatanan organisasi dijalankan. Para peserta muktamar yang berhak mengambil keputusan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa dirinya dan jajaran Tanfidziyah sepakat menjaga tatanan organisasi dari kepentingan sepihak. “Kami tidak bersedia merelakan semua ini hanya untuk kepentingan parsial dari sebagian orang.”

Akar Konflik

Ketegangan di PBNU memuncak setelah beredarnya dokumen risalah Rapat Harian Syuriyah tanggal 20 November 2025. Dokumen bertanda tangan Rais Aam KH Miftachul Akhyar itu meminta Gus Yahya mundur dalam tiga hari, dengan alasan dugaan keterkaitan dengan jaringan zionisme internasional serta pelanggaran tata kelola keuangan.

Beberapa hari kemudian, PBNU menerbitkan surat edaran yang menyatakan Gus Yahya tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum. Merespons hal itu, Gus Yahya balik menyatakan surat tersebut tidak sah, sekaligus mencopot Gus Ipul dari posisi Sekjen PBNU dan Gudfan Arif dari posisi Bendahara Umum lewat Rapat Harian Tanfidziyah yang ia pimpin.

Baca juga: Gus Yahya Reshuffle Pengurus, Gus Ipul Dicopot dari Jabatan Sekjen PBNU

Di sisi lain, Rais Aam KH Miftachul Akhyar akhirnya muncul dan menegaskan bahwa Gus Yahya telah diberhentikan sejak 26 November 2025 pukul 00.45 WIB.

Menanggapi kegaduhan ini, Gus Ipul memilih menyerahkan sepenuhnya kepada para ulama. “Kalau sudah NU, itu kita serahkan ke ulama,” ujarnya. Ia menegaskan keputusan para ulama didasarkan pada nilai-nilai agama, dan dirinya akan mengikuti apa pun keputusan tersebut. (ct)

Berita Terbaru

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Pemerintah terus mengerahkan seluruh kekuatan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Melalui operasi darat hingga udara, upaya penanganan...

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Leave a comment