Hukum Kriminal

KPK Ungkap Dugaan Pemerasan Rp201 Miliar di Kasus Sertifikat K3 Kemenaker

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 18 Desember 2025 23:07 WIB
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan Rp201 Miliar di Kasus Sertifikat K3 Kemenaker
NEWSREAL.ID - MENANGIS: Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer menangis saat dibawa petugas menuju mobil tahanan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan sertifikasi K3, Jumat (22/8). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan mencapai nilai Rp201 miliar dan melibatkan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan bersama sejumlah pihak lainnya.

Nilai dugaan pemerasan tersebut terungkap dari hasil penelusuran aliran dana para tersangka yang dilakukan penyidik KPK sepanjang periode 2020 hingga 2025.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan, penyidik mengidentifikasi aliran dana pemerasan melalui rekening para tersangka dengan total mencapai Rp201 miliar.

Baca juga: Wamenaker Immanuel Ebenezer Resmi Tersangka Pemerasan Sertifikat K3

“Dari identifikasi penyidik melalui rekening para tersangka, dugaan tindak pemerasan mencapai Rp201 miliar untuk periode 2020 hingga 2025,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Kamis, (18/12/2025).

Budi menjelaskan angka tersebut belum termasuk penerimaan dalam bentuk tunai maupun barang, seperti kendaraan bermotor, fasilitas pemberangkatan ibadah haji dan umrah, serta berbagai bentuk keuntungan lainnya.

Penetapan Tersangka

Dalam perkara ini, KPK sebelumnya menetapkan Immanuel Ebenezer Gerungan selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan bersama sepuluh orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan pada 22 Agustus 2025.

Pada hari yang sama, Immanuel Ebenezer sempat menyampaikan harapan untuk memperoleh amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, Presiden mencopot yang bersangkutan dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Berdasarkan data yang dihimpun KPK, para tersangka berasal dari unsur pejabat dan pegawai Kementerian Ketenagakerjaan serta pihak swasta. Mereka diduga terlibat aktif dalam praktik pemerasan terkait layanan sertifikasi K3.

Baca juga: KPK Bongkar Tarif Sertifikat K3: Melonjak dari Rp275 Ribu Jadi Rp6 Juta

Selain 11 tersangka yang ditetapkan pada Agustus 2025, KPK pada 11 Desember 2025 kembali mengumumkan tiga tersangka baru dalam pengembangan perkara tersebut. Ketiganya adalah mantan pejabat di lingkungan Ditjen Binwasnaker dan K3 Kemenaker.

KPK menegaskan penyidikan masih terus berjalan untuk menelusuri aliran dana, peran masing-masing tersangka, serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut menikmati hasil pemerasan tersebut. (tb)

Berita Terbaru

Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...

Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...

243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....

Leave a comment