Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Buka Impor Bahan Baku Industri, Daging Lembu hingga Gula Masuk Daftar

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 30 Desember 2025 15:32 WIB
Pemerintah Buka Impor Bahan Baku Industri, Daging Lembu hingga Gula Masuk Daftar
NEWSREAL.ID - IMPOR GULA: Aktivitas bongkar gula di salah satu pelabuhan. Pemerintah membuka peluang impor untuk bahan baku industri salah satunya gula pada 2026 mendatang. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi membuka keran impor bahan baku industri pada tahun 2026 dengan total volume mencapai lebih dari 4 juta ton, sebagaimana ditetapkan dalam Neraca Komoditas 2026.

Kebijakan ini mencakup sejumlah komoditas strategis, mulai dari daging lembu, gula, hasil perikanan, hingga garam industri. Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Tatang Yuliono, menegaskan bahwa kebijakan impor tersebut tidak ditujukan untuk konsumsi masyarakat, melainkan murni untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri nasional.

Untuk komoditas daging lembu, pemerintah menyetujui impor khusus industri sebesar 17.097,95 ton. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total alokasi daging industri yang ditetapkan sebesar 297.097,95 ton. “Daging lembu yang diputuskan untuk impor ini khusus kebutuhan industri, sebesar 17.097,95 ton,” kata Tatang dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Baca juga: Indonesia Stop Impor, Harga Beras Dunia Melunak

Sementara itu, pada komoditas gula, pemerintah menyepakati impor gula bahan baku industri dengan volume mencapai 3.124.394 ton. Selain itu, impor gula untuk skema Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dan kawasan berikat (KB) ditetapkan sebesar 508.360 ton.

“Untuk gula bahan baku industri disepakati sebesar 3.124.394 ton. Ditambah untuk KITE dan kawasan berikat sebesar 508.360 ton. Gula konsumsi tidak ada impor,” ujar Tatang.

Dikelola KKP

Pada sektor hasil perikanan, impor bahan baku industri ditetapkan sebesar 23.576,515 ton, atau sekitar setengah dari usulan awal. Di luar kebutuhan industri, hasil perikanan dengan volume 29.225 ton akan dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Untuk hasil perikanan, diputuskan impor bahan baku industri sebesar 23.576,515 ton,” jelasnya. Adapun untuk komoditas garam, impor dibuka secara terbatas dan khusus untuk kebutuhan industri chlor-alkali plant (CAP), yakni sektor kimia berbasis klor dan alkali. Volume garam industri yang ditetapkan mencapai 1.188.147,005 ton.

“Komoditas garam ini khusus untuk industri CAP, dengan volume 1.188.147,005 ton,” kata Tatang. Dijelaskan, seluruh penetapan angka impor dalam Neraca Komoditas 2026 merupakan hasil proses berjenjang. Proses dimulai dari usulan pelaku usaha, diverifikasi oleh kementerian teknis seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, dan KKP, hingga dibahas dan diputuskan pada tingkat menteri.

Baca juga: Dorong Produksi Nasional, Peternak Dukung Penghapusan Kuota Impor Sapi Perah

“Semua yang diputuskan merupakan usulan pelaku usaha yang telah diverifikasi oleh kementerian dan lembaga teknis terkait,” ujarnya. Ia menegaskan, kebijakan impor bahan baku industri ini bertujuan menjaga kelangsungan produksi dan daya saing industri nasional, sementara untuk kebutuhan konsumsi masyarakat, Indonesia dinilai telah berada pada kondisi hampir swasembada. (ct)

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...