Nasional

GP Ansor Pastikan Sertifikasi Halal Tak Dihapus dalam Perjanjian Dagang RI-AS

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 26 Februari 2026 14:57 WIB
GP Ansor Pastikan Sertifikasi Halal Tak Dihapus dalam Perjanjian Dagang RI-AS
NEWSREAL.ID - Ilustrasi: Sertifikasi haha; dari Majelis Ulama Indonesia. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) memastikan kewajiban sertifikasi dan label halal tetap berlaku dalam Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu yang menyebut label halal dihapus dalam perjanjian dagang RI-AS tersebut.

“Kewajiban sertifikasi dan label halal, khususnya untuk produk makanan dan minuman yang beredar di Indonesia, tetap diberlakukan sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Tidak ada penghapusan kewajiban halal bagi produk konsumsi masyarakat,” kata Addin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Menurut Addin, ketentuan yang menjadi perhatian publik tercantum dalam Annex III Article 2.9 perjanjian tersebut. Namun pasal itu pada prinsipnya hanya mengatur fasilitasi terhadap produk kosmetik, perangkat medis, dan barang manufaktur tertentu asal ASM, bukan penghapusan total kewajiban halal.

Ia menjelaskan, frasa dalam pasal tersebut tidak berarti semua produk dibebaskan dari kewajiban sertifikasi halal. “Produk nonhalal memang tidak diwajibkan diberi label halal, itu sesuai praktik selama ini. Sementara untuk makanan dan minuman, kewajiban sertifikasi halal tetap berlaku penuh sesuai regulasi nasional,” ujarnya.

Rujukan Utama

Pernyataan tersebut juga sejalan dengan penegasan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menyampaikan bahwa tidak ada penghapusan kewajiban sertifikasi halal dalam perjanjian tersebut, dan aturan halal nasional tetap menjadi rujukan utama.

Perjanjian ART sendiri ditandatangani Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington DC. Addin menambahkan, pengakuan (rekognisi) terhadap lembaga sertifikasi halal luar negeri, termasuk dari AS, tetap harus melalui mekanisme resmi otoritas halal Indonesia.

“Rekognisi bukan berarti bebas tanpa pengawasan. Setiap lembaga sertifikasi halal di AS tetap harus diakui oleh otoritas halal Indonesia, dengan prinsip kesetaraan standar dan kepatuhan terhadap sistem jaminan produk halal nasional,” tegasnya.

Ia menilai mekanisme tersebut justru menegaskan kedaulatan sistem halal Indonesia, karena otoritas nasional tetap menjadi penentu lembaga mana yang berwenang menerbitkan sertifikat halal bagi produk yang masuk ke pasar domestik.

GP Ansor pun mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi narasi yang menyebut label halal dihapus. “Kita harus membaca dokumen secara utuh, proporsional, dan tetap merujuk pada hukum nasional yang berlaku,” kata Addin.

GP Ansor menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan publik agar melindungi kepentingan umat, menjamin kepastian hukum, serta memastikan kerja sama perdagangan internasional tidak mengorbankan perlindungan konsumen dan keyakinan agama. (tb)

Berita Terbaru

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Pimpinan PT Pertamina menyatakan hal tersebut di media sosial. Baca Juga Pemerintah...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Dituduh “Diselundupkan” Aparat, Mama Sinta Tegaskan Datang ke Jakarta Mandiri

JAKARTA,NEWSREAL.id – Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend alias Mama Sinta, membantah telah menerima fasilitas dari pihak tertentu untuk...