
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) memastikan kewajiban sertifikasi dan label halal tetap berlaku dalam Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu yang menyebut label halal dihapus dalam perjanjian dagang RI-AS tersebut.
“Kewajiban sertifikasi dan label halal, khususnya untuk produk makanan dan minuman yang beredar di Indonesia, tetap diberlakukan sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Tidak ada penghapusan kewajiban halal bagi produk konsumsi masyarakat,” kata Addin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Menurut Addin, ketentuan yang menjadi perhatian publik tercantum dalam Annex III Article 2.9 perjanjian tersebut. Namun pasal itu pada prinsipnya hanya mengatur fasilitasi terhadap produk kosmetik, perangkat medis, dan barang manufaktur tertentu asal ASM, bukan penghapusan total kewajiban halal.
Ia menjelaskan, frasa dalam pasal tersebut tidak berarti semua produk dibebaskan dari kewajiban sertifikasi halal. “Produk nonhalal memang tidak diwajibkan diberi label halal, itu sesuai praktik selama ini. Sementara untuk makanan dan minuman, kewajiban sertifikasi halal tetap berlaku penuh sesuai regulasi nasional,” ujarnya.
Rujukan Utama
Pernyataan tersebut juga sejalan dengan penegasan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menyampaikan bahwa tidak ada penghapusan kewajiban sertifikasi halal dalam perjanjian tersebut, dan aturan halal nasional tetap menjadi rujukan utama.
Perjanjian ART sendiri ditandatangani Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington DC. Addin menambahkan, pengakuan (rekognisi) terhadap lembaga sertifikasi halal luar negeri, termasuk dari AS, tetap harus melalui mekanisme resmi otoritas halal Indonesia.
“Rekognisi bukan berarti bebas tanpa pengawasan. Setiap lembaga sertifikasi halal di AS tetap harus diakui oleh otoritas halal Indonesia, dengan prinsip kesetaraan standar dan kepatuhan terhadap sistem jaminan produk halal nasional,” tegasnya.
Ia menilai mekanisme tersebut justru menegaskan kedaulatan sistem halal Indonesia, karena otoritas nasional tetap menjadi penentu lembaga mana yang berwenang menerbitkan sertifikat halal bagi produk yang masuk ke pasar domestik.
GP Ansor pun mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi narasi yang menyebut label halal dihapus. “Kita harus membaca dokumen secara utuh, proporsional, dan tetap merujuk pada hukum nasional yang berlaku,” kata Addin.
GP Ansor menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan publik agar melindungi kepentingan umat, menjamin kepastian hukum, serta memastikan kerja sama perdagangan internasional tidak mengorbankan perlindungan konsumen dan keyakinan agama. (tb)
OSO Bela Menag Naik Jet Pribadi: “Kita Undang, Salahnya di Mana?”
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), angkat suara soal penggunaan jet pribadi miliknya oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Menurutnya, tak ada...
PDIP Sorot Anggaran MBG Rp223 T dari Dana Pendidikan
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Polemik anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPR menyebut program tersebut menggunakan dana pendidikan hingga...
MA: Jatam Menang, PUPR Wajib Buka Dokumen Proyek IKN
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Drama panjang sengketa informasi proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) akhirnya sampai di ujung jalan. Mahkamah Agung resmi menolak kasasi Kementerian Pekerjaan Umum dan...
Kejar Sebelum Lebaran, Menteri PU Tambah Empat Titik Huntara di Aceh Tamiang
NEWSREAL.ID, ACEH TAMIANG– Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo memastikan percepatan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang terus dikebut. Empat titik...
Menkes: Iuran BPJS Naik Tak Sentuh Warga Miskin
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan tidak akan membebani masyarakat miskin. Menurutnya, kelompok tersebut tetap ditanggung pemerintah melalui...
Menteri LH Warning Pemda: TPA Open Dumping Wajib Stop Total 2028
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan pemerintah daerah agar tak lagi santai dalam urusan sampah. Pasalnya, praktik Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan...
Menhub Pasang Target Zero Accident, Ini Empat Kunci Sukses Angkutan Lebaran 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan ada empat faktor krusial yang jadi penentu suksesnya penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026. Targetnya jelas: perjalanan aman, lancar, dan...
BNN-BKN Sinergi Perangi Narkoba di Lingkungan ASN, Tes Urine Mendadak Siap Digelar
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Upaya bersih-bersih narkoba tak cuma menyasar masyarakat umum, tapi juga aparatur negara. Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI...
DPR ke Polri: Tes Urine Jangan Cuma Seremonial, Harus Konsisten dan Transparan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas, meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) konsisten menggelar tes urine terhadap anggotanya guna mendeteksi penyalahgunaan narkoba....
Viral Menu MBG Ramadan Disebut “Kepotong”, BGN Tegaskan Anggaran Bahan Makanan Cuma Rp8-10 Ribu
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan anggaran bahan baku makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berada di kisaran Rp8.000–Rp10.000 per porsi, bukan Rp15.000...
Kemlu Siagakan Rencana Evakuasi WNI dari Iran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan kesiapsiagaan penuh untuk melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan...
BPJPH: Produk AS yang Masuk RI Harus Bersertifikat Halal
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menegaskan seluruh produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk dan beredar di Indonesia tetap wajib memenuhi ketentuan...

