Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

BGN Bentuk Tim Khusus Awasi Sertifikasi SPPG, Jaga Mutu Program Makan Gratis

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 23 Maret 2026 23:01 WIB
BGN Bentuk Tim Khusus Awasi Sertifikasi SPPG, Jaga Mutu Program Makan Gratis
NEWSREAL.ID - SIAPKAN MBG: Sejumlah pekerja tengah menyiapkan sajian makan bergizi gratis (MBG) di salah satu satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) membentuk tim internal khusus untuk mengawasi sertifikasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan tim tersebut diberi nama Tim Klasifikasi SPPG. Tugas utamanya adalah memantau pelaksanaan sertifikasi di seluruh unit dapur pusat yang menjadi tulang punggung distribusi program MBG.

Langkah ini disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta peningkatan kualitas layanan selama momentum Idul Fitri. Presiden juga menekankan agar SPPG yang belum memenuhi standar ditutup sementara hingga dilakukan perbaikan.

“SPPG yang kurang memadai agar ditutup sementara dan segera dilakukan peningkatan kualitas,” ujar Dadan, Senin (23/3/2026). Pada tahap awal, Tim Klasifikasi SPPG akan fokus mengawasi tiga sertifikasi utama yang menjadi dasar operasional dapur, yakni Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), Sertifikat Halal, serta sertifikasi HACCP yang berkaitan dengan keamanan pangan.

Ketiga sertifikasi tersebut dinilai krusial untuk memastikan makanan yang disajikan aman, higienis, dan memenuhi standar kualitas. Setelah itu, pengawasan akan diperluas ke aspek sumber daya manusia, termasuk kompetensi chef, penjamah makanan, hingga analisis lingkungan dapur.

Gradasi SPPG

BGN juga akan menggunakan kelengkapan sertifikasi tersebut sebagai dasar dalam menentukan klasifikasi atau gradasi SPPG. Sistem ini diharapkan mampu menciptakan standar mutu yang terukur sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.

Selain membentuk tim internal, BGN tengah menunggu pembentukan lembaga akreditasi SPPG secara nasional oleh pemerintah. Lembaga tersebut nantinya akan bertugas melakukan penilaian menyeluruh dan menetapkan standar akreditasi secara terintegrasi.

Sembari menunggu pembentukan lembaga tersebut, Tim Klasifikasi SPPG internal akan berperan sebagai pengawas awal sekaligus menyiapkan sistem yang lebih matang untuk proses akreditasi di masa mendatang.

Dadan menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen BGN dalam memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal, aman, dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional. Dengan pengawasan yang lebih ketat, pemerintah berharap kualitas layanan MBG dapat terus meningkat dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (tb)

Berita Terbaru

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Setor Rp17 Triliun ke Dewan Perdamaian Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak pernah berjanji maupun berkomitmen memberikan dana sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17 triliun untuk bergabung...

Mensos: Efisiensi Anggaran Tak Akan Sentuh Bansos

NEWSREAL.ID, SURABAYA- Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto tidak akan berdampak pada bantuan sosial (bansos)...

Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret, Polri Imbau WFA untuk Hindari Penumpukan Kendaraan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai potensi kemacetan saat arus balik Lebaran 2026. Langkah...

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...