
NEWSREAL.ID, TEHERAN– Pemerintah Iran menilai strategi Amerika Serikat untuk melemahkan dan memecah belah negara itu justru berakhir dengan kegagalan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, di tengah memanasnya konflik dengan AS dan Israel.
Dalam wawancara yang dikutip dari Tasnim News, Sabtu (7/3/2026), Larijani menyebut tujuan utama Washington dan sekutunya sejak awal konflik adalah mendorong disintegrasi Iran. Namun menurutnya, solidaritas rakyat serta pengelolaan negara selama masa perang membuat skenario tersebut tidak terwujud.
“Tujuan utama mereka sebenarnya adalah memecah belah Iran,” kata Larijani. Ia menilai upaya tersebut bukan sekadar mendorong perubahan politik kecil, melainkan menghancurkan negara Iran sebagai sebuah kesatuan. Larijani menilai pihak luar salah membaca situasi politik dan sosial di Iran.
Menurutnya, Amerika Serikat mengira skenario yang pernah terjadi di negara lain dapat diterapkan dengan mudah di Iran. “Mereka berpikir pola yang sama seperti di beberapa negara, seperti Venezuela, dapat diulang di Iran. Padahal kondisi di sini sama sekali berbeda,” ujarnya.
Ia menambahkan, Amerika Serikat tidak memahami dinamika kawasan Asia Barat, khususnya Iran. Kesalahan membaca situasi tersebut membuat Washington, menurutnya, terjebak dalam strategi yang keliru. Larijani juga menegaskan bahwa meskipun terdapat perbedaan pandangan di dalam negeri, masyarakat Iran tetap bersatu dalam mempertahankan negara mereka.
Kekuatan Asing
Upaya untuk memicu konflik internal dinilai gagal karena rakyat tidak ingin bekerja sama dengan kekuatan asing yang dianggap ingin memecah belah Iran. Menurutnya, pengalaman panjang campur tangan Amerika di kawasan, mulai dari Irak hingga Afghanistan membuat masyarakat Iran semakin waspada terhadap agenda politik Washington.
Ia juga menyinggung taktik yang disebut sering digunakan Amerika Serikat, yakni memanfaatkan perbedaan sosial dan politik di dalam negeri untuk memicu konflik internal. Namun menurut Larijani, strategi itu tidak berhasil. “Rakyat Iran mungkin memiliki pandangan yang berbeda, tetapi mereka bersatu dalam isu Iran dan keutuhan wilayah negara,” katanya.
Di bagian lain pernyataannya, Larijani juga memperingatkan negara-negara di kawasan agar tidak memberikan pangkalan militer kepada Amerika Serikat untuk menyerang Iran. Menurutnya, jika pangkalan di negara tetangga digunakan sebagai basis operasi militer terhadap Iran, maka Teheran berhak merespons secara langsung.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan hak sah Iran untuk mempertahankan diri. “Negara-negara kawasan tidak bisa sekaligus menyatakan bersahabat dengan Iran tetapi membiarkan pangkalan mereka digunakan untuk menyerang Iran,” ujarnya.
Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi konflik setelah serangan militer besar yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu yang memicu perang terbuka di kawasan. Iran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone terhadap berbagai target yang terkait dengan kepentingan AS dan Israel di Timur Tengah.
Bagi Iran, konflik ini bukan hanya soal militer, tetapi juga pertarungan mempertahankan keutuhan negara. Pemerintah di Teheran menilai, alih-alih melemahkan Iran, tekanan militer dan politik dari luar justru memperkuat solidaritas nasional di dalam negeri. (tb)
Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza
GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...
Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah
MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...
Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza
OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...
Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April
*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...
AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman
WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...
Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz
JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...
Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam
JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...
Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz
TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....
Ini Kabar Teranyar Nasib Dua Kapal Tanker RI Tertahan di Selat Hormuz
JAKARTA, newsreal.id– Upaya negosiasi tanpa pantang menyerah dan berani yang dilakukan diplomat-diplomat Indonesia untuk pembebasan dua kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz menunjukkan sinyal positip....
Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang
TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....
Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo
*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...
Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi
JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...

