
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran menyambut tawaran Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadi mediator di tengah memanasnya konflik antara Teheran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Namun, Iran juga meminta Indonesia mengambil sikap tegas terhadap aksi militer kedua negara tersebut. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kedutaan Besar Iran di Jakarta, Minggu (1/3/2026), Teheran mengapresiasi dukungan konsisten pemerintah dan rakyat Indonesia.
Mereka menyambut kesiapan Prabowo untuk memfasilitasi dialog guna meredakan ketegangan. “Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, dengan menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten Pemerintah dan rakyat Indonesia serta menyambut kesiapan Presiden Republik Indonesia untuk melakukan mediasi dalam konflik ini, menegaskan pentingnya pengambilan sikap yang tegas oleh para pejabat Indonesia dalam mengutuk agresi dan kejahatan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel,” demikian pernyataan resmi tersebut.
Dalam rilisnya, Iran juga memaparkan rekam jejak panjang ketegangan dengan Amerika Serikat yang disebut telah berlangsung sejak kudeta terhadap Perdana Menteri Mohammad Mossadegh pada 19 Agustus 1953. Sejak saat itu, menurut Kedubes, berbagai bentuk sanksi, intervensi, hingga dukungan terhadap kelompok yang dianggap bermusuhan dengan Teheran terus terjadi.
Iran turut menyinggung sejumlah insiden, mulai dari penembakan pesawat sipil Iran oleh kapal perang USS Vincennes di Teluk Persia hingga dukungan Amerika Serikat terhadap berbagai operasi militer Israel dalam beberapa tahun terakhir.
Memfasilitasi Dialog
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI menyatakan kesiapan Indonesia untuk memfasilitasi dialog jika disetujui kedua belah pihak. Dalam pernyataan resmi, pemerintah menyebut Presiden Prabowo bersedia bertolak ke Teheran guna menjalankan peran mediasi.
“Pemerintah Indonesia menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak,” demikian keterangan Kemlu.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama ke Iran, menyusul kegagalan negosiasi nuklir antara Washington dan Teheran. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan serangan dilakukan untuk menghilangkan ancaman terhadap negaranya dan menekan ambisi nuklir Iran.
Indonesia menilai eskalasi tersebut berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan global, sehingga inisiatif mediasi dipandang sebagai langkah diplomatik untuk meredakan situasi. (tb)
Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang
TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....
Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo
*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...
Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi
JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...
Tiba di Rusia, Prabowo Pererat Kemitraan Kedua Negara
MOSKOW, newsreal.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Bandara Vnukovo-2 di Moskow, Federasi Rusia, pada Senin, 13 April 2026, pukul 07.45 waktu setempat...
Trump Ancam Blokade Selat Hormuz Pasca-perundingan Gagal Total
JAKARTA,newsreal.id – Presiden Donald Trump berencana melakukan blokade di Selat Hormuz. Langkah ini diumumkan Amerika Serikat usai perundingan perdamaian untuk mengakhiri perang dengan Iran di...
Harga Minyak Langsung Naik, Usai AS & Iran Gagal Berunding
JAKARTA,newsreal.id – Perundingan Amerika Serikat-Iran di Islamabad Pakistan gagal karena berbagai alasan. Kondisi ini tentu saja menjadi perhatian dunia, termasuk pengaruhnya terhadap harga minyak dunia....
Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus
MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...
Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz
NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...
Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan
TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...
Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...
Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel
NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...
Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza
NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...

