Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Iran: AS Sentuh Teheran, Israel Jadi Sasaran Balasan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 5 Februari 2026 15:45 WIB
Iran: AS Sentuh Teheran, Israel Jadi Sasaran Balasan
NEWSREAL.ID - GARDA REVOLUSI: Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) berbaris saat memperingati Perang Iran-Irak di Teheran, Iran, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah kembali naik level. Iran memberi peringatan keras bahwa setiap serangan Amerika Serikat ke wilayahnya akan langsung dibalas, bukan hanya ke AS, tetapi juga ke Israel yang disebut sebagai sekutu tak terpisahkan.

Penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Ali Shamkhani, menegaskan Teheran siap menggempur Israel apabila Amerika Serikat melancarkan serangan militer terhadap Iran. “Jika Amerika menyerang, kami akan menggempur Israel,” kata Shamkhani, seperti dikutip kantor berita Iran, IRNA, Selasa (3/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Shamkhani dalam wawancara dengan Al Mayadeen, menyusul meningkatnya kehadiran militer AS di kawasan sekitar Iran. Washington diketahui menyiagakan kapal induk USS Abraham Lincoln serta sejumlah jet tempur di wilayah tersebut.

Pengerahan armada militer AS terjadi di tengah situasi dalam negeri Iran yang memanas akibat gelombang demonstrasi berdarah yang menewaskan ribuan orang. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan akan membantu rakyat Iran melawan kekerasan aparat, sekaligus menekan Teheran agar menghentikan pengembangan program nuklir dan rudal balistik.

Hubungan Erat

Terkait potensi serangan AS, Shamkhani menilai Israel tidak bisa dilepaskan dari rencana tersebut. Menurutnya, hubungan erat Washington dan Tel Aviv membuat Israel otomatis terlibat dalam setiap operasi militer AS terhadap Iran.

“Israel dan Amerika Serikat bukan dua entitas yang terpisah. Mereka satu dan sama. Jika Amerika Serikat menyerang, Israel pasti terlibat dan harus ditanggapi sesuai,” ujar Shamkhani. Dalam kesempatan yang sama, Shamkhani juga menyinggung tuntutan AS terkait program uranium Iran.

Ia menegaskan pengayaan uranium dilakukan untuk kepentingan sipil dan tidak akan dihentikan begitu saja. Namun, Iran membuka ruang kompromi terbatas. Shamkhani menyebut Teheran bersedia menurunkan tingkat pengayaan uranium dari 60 persen menjadi 20 persen, jika AS menunjukkan itikad baik.

“Jika mereka khawatir, pengayaan 60 persen bisa dikurangi menjadi 20 persen. Tapi harus ada imbalan,” katanya.

Hubungan Iran dan Amerika Serikat sendiri terus memburuk dalam beberapa waktu terakhir. Trump bahkan mengultimatum Iran untuk kembali ke meja perundingan nuklir jika tak ingin menghadapi serangan militer. Gedung Putih menyatakan pembicaraan dengan Iran dijadwalkan kembali digelar pekan ini. Negosiasi rencananya berlangsung di Oman pada Jumat (6/2). (tb)

Berita Terbaru

Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...

Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...

Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...

Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...

Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...

Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran

NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...

Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...

Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

IRCS Klaim 80 Ribu Lokasi Sipil Diserang AS-Israel, Korban Jiwa Terus Bertambah

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Presiden Iranian Red Crescent Society (IRCS), Pirhossein Kolivand, mengungkapkan bahwa lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran telah menjadi sasaran serangan sejak pecahnya...

Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...