Internasional

New START Habis Masa Berlaku, Rusia Buka Opsi Langkah Nuklir Selanjutnya

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 5 Februari 2026 15:08 WIB
New START Habis Masa Berlaku, Rusia Buka Opsi Langkah Nuklir Selanjutnya
NEWSREAL.ID - RUDAL BALISTIK: Sebuah rudal balistik Rusia berkemampuan nuklir “Oreshnik” saat mengikuti parade di Lapangan Merah, Rusia beberapa waktu lalu. (Dok: AFP)

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Babak baru hubungan strategis Rusia dan Amerika Serikat resmi dimulai. Mulai 4 Februari 2026, Moskow menyatakan tak lagi terikat oleh kewajiban apa pun dalam perjanjian pengendalian senjata nuklir New START, satu-satunya kesepakatan nuklir yang masih tersisa antara dua negara adidaya itu.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut, berakhirnya masa berlaku New START membuat para pihak tidak lagi terikat oleh kewajiban dan deklarasi simetris yang selama ini menjadi dasar pembatasan senjata serangan strategis.

Dalam pernyataan resminya pada Rabu (4/2/2026), Kemlu Rusia mengungkapkan bahwa pihaknya sebelumnya telah berupaya memperpanjang perjanjian tersebut. Inisiatif terakhir disampaikan pada 22 September lalu.

Saat itu, Presiden Rusia Vladimir Putin secara terbuka mengusulkan agar pembatasan senjata dalam New START tetap diberlakukan setidaknya selama satu tahun setelah masa perjanjian berakhir. Namun, hingga kini Rusia mengaku belum menerima respons resmi dari Amerika Serikat melalui jalur bilateral.

“Dalam situasi saat ini, kami berasumsi bahwa para pihak dalam New START tidak lagi terikat oleh kewajiban atau deklarasi simetris apa pun dalam kerangka perjanjian tersebut, termasuk ketentuan intinya,” kata Kemlu Rusia.

Bebas Menentukan

Dengan berakhirnya kesepakatan itu, Rusia menegaskan bahwa masing-masing pihak kini bebas menentukan langkah selanjutnya di bidang senjata serangan strategis. Meski demikian, Moskow menyatakan akan tetap bersikap “bertanggung jawab dan seimbang” dalam merumuskan kebijakan militernya.

Kebijakan tersebut, menurut Kemlu Rusia, akan disusun berdasarkan analisis menyeluruh terhadap kebijakan militer Amerika Serikat dan situasi strategis global. Rusia juga menegaskan kesiapan untuk mengambil langkah militer-teknis yang tegas guna menghadapi potensi ancaman tambahan terhadap keamanan nasionalnya. Namun, pada saat yang sama, pemerintah Rusia menyatakan tetap terbuka terhadap upaya politik dan diplomatik.

“Negara kami terbuka untuk mencari solusi dialog yang setara dan saling menguntungkan guna menstabilkan situasi strategis secara menyeluruh, apabila kondisi yang sesuai untuk kerja sama tersebut tercipta,” ujar Kemlu Rusia.

Sebagai informasi, New START merupakan satu-satunya perjanjian yang masih mengikat secara hukum dalam membatasi kekuatan nuklir strategis Amerika Serikat dan Rusia. Berakhirnya perjanjian ini memicu kekhawatiran global akan dimulainya kembali persaingan nuklir tanpa kerangka regulasi yang jelas. (tb)

Berita Terbaru

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...