Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Israel Bantah Tahu Soal Serangan ke Sekolah di Iran, 148 Orang Dilaporkan Tewas

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 2 Maret 2026 07:00 WIB
Israel Bantah Tahu Soal Serangan ke Sekolah di Iran, 148 Orang Dilaporkan Tewas
NEWSREAL.ID - LULUH LANTAK: Sebuah sekolah putri Shajaba Tayyiba di Kota Minab hancur akibat serangan Israel-AS. Sedikitnya 148 siswi tewas akibat serangan tersebut. (Foto: WANA)

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Militer Israel menyatakan tidak mengetahui adanya serangan udara yang menargetkan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan, insiden yang dilaporkan menewaskan ratusan orang.

Juru Bicara Militer Israel, Letnan Kolonel Nadav Shoshani mengatakan, pihaknya belum menerima informasi mengenai operasi yang menyasar lokasi tersebut. “Pada saat ini, kami tidak mengetahui adanya serangan Israel atau AS di sana. Kami beroperasi dengan cara yang sangat akurat,” ujarnya, dikutip AFP, Minggu (1/3/2026).

Sebelumnya, otoritas Iran melaporkan ledakan yang menghantam sekolah perempuan di kota Minab pada Sabtu (28/2/2026). Jumlah korban tewas awalnya dilaporkan lebih dari 100 orang, dan kemudian meningkat menjadi 148 orang dengan 95 lainnya luka-luka, menurut jaksa setempat.

Berdasarkan pelacakan lokasi video oleh CNN, insiden itu terjadi di Sekolah Shajaba Tayyiba yang berada sekitar 200 kaki (61 meter) dari sebuah pangkalan militer Iran. Sekolah tersebut disebut pernah menjadi bagian dari kompleks militer, namun citra satelit menunjukkan keduanya telah terpisah setidaknya sejak 2016.

Operasi Gabungan

Serangan ini terjadi di tengah operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di Iran pada Sabtu (27/2/2026), saat negosiasi nuklir masih berlangsung. Organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Iran melaporkan bahwa serangan menyasar 20 dari 31 provinsi di negara tersebut.

Dalam rangkaian serangan itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan tewas. Selain itu, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami dan Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Mohammed Pakpour juga dilaporkan meninggal dunia.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan operasi tersebut dilakukan untuk melindungi kepentingan negaranya. “Operasi skala besar yang sedang berlangsung demi membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman nyata,” kata Trump, dikutip NPR.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak Amerika Serikat terkait laporan serangan yang menargetkan sekolah tersebut. Situasi di kawasan dilaporkan masih tegang menyusul eskalasi militer dalam beberapa hari terakhir. (tb)

Berita Terbaru

Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald...

OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal

NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...

Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...

Trump Sebut Iran ‘Pecundang Timur Tengah’, Akademisi: Itu Cuma Retorika Politik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “pecundang Timur Tengah” dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Akademisi hubungan...

Jurnalis India Viral: Dampak Rudal Iran di Israel Disebut Disensor, Kerusakan Diklaim Lebih Parah

NEWSREAL.ID, NEW DELHI- Sebuah video pengakuan jurnalis India mendadak viral di media sosial. Ia mengklaim kerusakan di Israel akibat serangan rudal Iran jauh lebih besar...

Moskow Tegaskan Berdiri di Belakang Iran, Sinyal Beri Bantuan Militer Jika Diminta

NEWSREAL.ID, LONDON- Peta geopolitik perang di Timur Tengah makin panas. Rusia secara terbuka menyatakan tidak bersikap netral dalam konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan...

Tongkat Estafet Revolusi Iran Berpindah: IRGC Langsung Pasang Badan untuk Mojtaba Khamenei

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Iran resmi memasuki babak baru. Setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, Dewan Pakar langsung menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Revolusi Islam....

Trump Kena “Tamparan Teheran”? Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran Usai Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Alih-alih menggoyang kekuasaan Iran, serangan militer Amerika Serikat dan Israel justru memunculkan babak baru yang tak terduga. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi...

24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...