Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Israel-Rusia Diuding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

Tim Redaksi, newsreal.id
Jumat, 29 Mei 2026 19:41 WIB
Israel-Rusia Diuding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam
NEWSREAL.ID - Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (Perserikatan Bangsa-Bangsa) di New York. (Foto: tripadvisor)

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel dan Rusia.
Baru-baru ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memasukkan dua negara ini ke dalam daftar hitam pelaku kekerasan seksual dalam konflik bersenjata.

Informasi ini merupakan aporan tahunan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang dirilis Jumat (29/05) waktu setempat seperti dikutip dari Detik.

Dalam laporan itu, pasukan keamanan dan militer Israel dituduh melakukan pola kekerasan seksual terhadap tahanan Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Bentuk pelanggaran yang disebut antara lain pemerkosaan, termasuk menggunakan benda, pemerkosaan berkelompok, percobaan pemerkosaan, kekerasan terhadap alat kelamin, penelanjangan paksa, hingga ancaman pemerkosaan.

PBB menyebut pelaku berasal dari unsur militer Israel, aparat keamanan, dan petugas penjara.

Israel-Rusia Merespons

Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon mengakui negaranya resmi dimasukkan ke dalam daftar pelaku kekerasan seksual di wilayah konflik, sejajar dengan kelompok Hamas. Dia mengecam laporan tersebut sebagai “memalukan dan absurd”.

Dia Israel disamakan dengan Hamas, ISIS, dan organisasi teroris paling brutal di dunia. “Kami selesai dengan Sekretaris Jenderal PBB ini,” ujar Danon melalui media sosial.

“Ini keputusan politik, terlepas dari fakta dan realitas,” tulis Danon melalui platform X.

Laporan PBB itu terbit hanya beberapa hari setelah The New York Times mempublikasikan investigasi mengenai dugaan pelecehan seksual sistematis terhadap tahanan Palestina di penjara Israel. Dalam pernyataan terpisah pada Kamis, Danon menilai penyamaan Israel dengan Hamas sebagai “titik terendah baru” dalam hubungan dengan PBB.

Di sisi lain, PBB juga mencatat 310 kasus kekerasan seksual yang dilakukan pasukan Rusia terhadap tahanan perang dan warga sipil Ukraina. Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, menolak tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai “kebohongan tanpa dasar” untuk terus menggambarkan Rusia sebagai pihak jahat.

Nebenzia mengatakan Moskow tengah menyiapkan laporan tandingan mengenai perlakuan Ukraina terhadap tawanan perang Rusia.

Meski tidak dimasukkan ke daftar hitam, laporan PBB turut mencatat 31 kasus yang melibatkan aparat keamanan Ukraina, sebagian besar terjadi sebelum 2025.

Selain Israel dan Rusia, daftar tersebut juga mencakup Sudan, Haiti, Republik Demokratik Kongo, Myanmar, Suriah, dan Mali. (Bun,Dtk)

Berita Terbaru

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza

OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...

Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...

Leave a comment