Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 11 Maret 2026 17:18 WIB
Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran
NEWSREAL.ID - RUDAL TOMAHAWK: Sebuah rudal serang darat Tomahawk diluncurkan dari atas kapal perusak rudal berpemandu kelas Arleigh Burke USS Curtis Wilbur (DDG 54). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan hingga belasan triliun rupiah per hari untuk menghadapi serangan Iran yang biayanya jauh lebih kecil.

Pemerintahan Presiden Donald Trump menuai kritik tajam dari sejumlah anggota parlemen Amerika Serikat terkait besarnya biaya perang melawan Iran. Beberapa laporan media Amerika menyebut pengeluaran militer AS dalam konflik tersebut bisa mencapai sekitar 1 miliar dolar atau setara Rp16,8 triliun per hari.

Bahkan ada perkiraan lain yang menyebut angka itu bisa menembus 2 miliar dolar atau sekitar Rp33 triliun per hari. Angka fantastis itu menjadi sorotan para anggota Kongres di Capitol Hill. Pemimpin Minoritas DPR dari Partai Demokrat Hakeem Jeffries menilai pemerintah terlalu banyak menghabiskan uang publik untuk perang di Timur Tengah.

Ia menyoroti kontras antara besarnya biaya perang dengan keterbatasan anggaran untuk kebutuhan domestik warga Amerika. “Miliaran dolar dihabiskan untuk perang yang tak berkesudahan di Timur Tengah, tetapi mereka tidak bisa memberikan bantuan bagi biaya kesehatan yang terjangkau atau membantu warga membeli rumah pertama mereka,” kata Jeffries kepada wartawan.

Menurut analisis Center for Strategic and International Studies (CSIS), sebagian besar biaya tersebut berasal dari penggunaan amunisi militer Amerika yang sangat mahal. CSIS memperkirakan biaya amunisi AS saja bisa mencapai sekitar 758 juta dolar atau sekitar Rp12,7 triliun per hari.

Nilai Fantastis

Beberapa senjata yang digunakan memiliki harga fantastis. Misalnya rudal Tomahawk yang diperkirakan bernilai 2 hingga 3 juta dolar per unit. Sementara sistem pencegat rudal THAAD dapat mencapai 12,8 juta dolar atau sekitar Rp215 miliar per unit. Drone tempur MQ-9 Reaper bahkan bernilai sekitar 30 juta dolar. Selain itu, kit pemandu bom Joint Direct Attack Munition (JDAM) yang digunakan untuk mengarahkan bom gravitasi juga bernilai sekitar 80 ribu dolar per unit.

Di sisi lain, biaya amunisi yang digunakan Iran jauh lebih rendah. Negara itu banyak mengandalkan drone kamikaze Shahed-136 yang diperkirakan hanya berharga antara 20 ribu hingga 50 ribu dolar atau sekitar Rp338 juta hingga Rp843 juta.

Perbedaan biaya yang sangat kontras ini membuat sejumlah pengamat militer menilai Iran tengah menerapkan strategi war of attrition atau perang atrisi. Strategi tersebut bertujuan menguras sumber daya ekonomi lawan melalui konflik berlarut-larut tanpa harus terlibat dalam perang konvensional besar.

Dalam praktiknya, Iran sering meluncurkan serangan udara secara masif dengan taktik salvo attack, yakni menembakkan banyak rudal atau drone secara bersamaan untuk menjenuhkan sistem pertahanan udara lawan. Taktik ini tidak hanya membuat Amerika Serikat mengeluarkan biaya besar, tetapi juga berpotensi membebani sistem pertahanan udara Israel, yang juga menggunakan sistem mahal seperti rudal pencegat Arrow-3.

Selain menyerang target militer, Iran juga disebut membidik infrastruktur energi di kawasan Teluk, termasuk fasilitas minyak dan gas serta jalur strategis seperti Selat Hormuz. Para analis menilai tekanan terhadap sektor energi global ini dapat menciptakan dampak ekonomi yang luas dan berpotensi memaksa Washington mempertimbangkan langkah de-eskalasi dalam konflik tersebut. (tb)

Berita Terbaru

Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald...

OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal

NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...

Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...

Trump Sebut Iran ‘Pecundang Timur Tengah’, Akademisi: Itu Cuma Retorika Politik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “pecundang Timur Tengah” dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Akademisi hubungan...

Jurnalis India Viral: Dampak Rudal Iran di Israel Disebut Disensor, Kerusakan Diklaim Lebih Parah

NEWSREAL.ID, NEW DELHI- Sebuah video pengakuan jurnalis India mendadak viral di media sosial. Ia mengklaim kerusakan di Israel akibat serangan rudal Iran jauh lebih besar...

Moskow Tegaskan Berdiri di Belakang Iran, Sinyal Beri Bantuan Militer Jika Diminta

NEWSREAL.ID, LONDON- Peta geopolitik perang di Timur Tengah makin panas. Rusia secara terbuka menyatakan tidak bersikap netral dalam konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan...

Tongkat Estafet Revolusi Iran Berpindah: IRGC Langsung Pasang Badan untuk Mojtaba Khamenei

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Iran resmi memasuki babak baru. Setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, Dewan Pakar langsung menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Revolusi Islam....

Trump Kena “Tamparan Teheran”? Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran Usai Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Alih-alih menggoyang kekuasaan Iran, serangan militer Amerika Serikat dan Israel justru memunculkan babak baru yang tak terduga. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi...

24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...

Iran Klaim AS Gagal Pecah Belah Negara, Ali Larijani: Salah Perhitungan

NEWSREAL.ID, TEHERAN– Pemerintah Iran menilai strategi Amerika Serikat untuk melemahkan dan memecah belah negara itu justru berakhir dengan kegagalan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan...