Regional

Disulap Jadi Penjahit, Inovasi Rutan Kelas IA Surakarta Ubah Warga Binaan Menjadi Produktif

Tim Redaksi, newsreal.id
Kamis, 9 September 2021 10:18 WIB
Disulap Jadi Penjahit, Inovasi Rutan Kelas IA Surakarta Ubah  Warga Binaan Menjadi Produktif
NEWSREAL.ID - GARMEN RUTAN : Warga Binaan Rutan Kelas 1A Surakarta menyiapkan proses produksi pesanan garmen dari pihak ketiga. (Dok)

newsreal.id – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Surakarta menjadi satu-satunya rutan di Jawa Tengah, yang memiliki unit kegiatan garmen. Dan pada masa pandemi kebanjiran orderan dari pihak ketiga atau masyarakat.

Hal itu diungkapkan, Kepala Rutan Kelas 1 Kota Surakarta, Urip Dharma Yoga di sela-sela kegiatan produksi garmen yang diikuti sejumlah awak media

,Urip menyatakan, Rutan Kelas 1 Surakarta memiliki pabrik garmen dan bekerja sama dengan CV Amura Pratama. Serta mendapatkan pesanan menjahit kaos dari pihak ketiga asal Tangerang Banten sebanyak 3.000 potong.

“Sejak mendirikan industri garmen di dalam Rutan Kelas 1 Surakarta, Juni 2021 dengan tenaga kerja warga binaan ini, awalnya mendapat pesanan sebanyak 3.900 buah goodie bag, dan kini datang lagi pesanan berupa kaos berkerah sebanyak 3.000 potong,” jelas Urip, Selasa (7/9/2021).

Bahkan lanjut dia, industri garmen di dalam Rutan Kelas 1 Surakarta sempat menolak pesanan garmen dari pihak ketiga asal Bandung karena terbatasnya kemampuan produksi sehingga belum mampu melayani semua pesanan dari masyarakat.

Sumber Video : kompas.tv

Urip mengatakan pihaknya yang bekerja sama dengan CV Amura Pratama tersebut bahan baku kaus sebanyak enam karung besar telah tiba di pabrik garmen Rutan Kelas 1 Surakarta.

“Jadi kami tidak hanya melatih para narapidana warga binaan dengan membekali pelatihan saja untuk menjahit, tetapi mereka selain mendapatkan pelatihan juga menerima pesanan produksi yang pertama berupa goodie bag dan sudah selesai dikerjakan. Warga binaan sebagai tenaga kerja menjahit juga mendapatkan upahnya,” katanya.

Menurut dia, warga binaan yang mendapat pelatihan ada 50 tenaga kerja dan mereka akan kembali bekerja memenuhi pesanan sebanyak 3.000 potong kaus berkerah dari pemesan di Tangerang. Upah nanti yang menentukan dari pihak mitra kerja yakni CV Amura Pratama.

Diungkapkan, industri garmen di dalam Rutan Surakarta ini, akan dipertahankan selama-lamanya menjadi bekal ketrampilan untuk warga binaan, dan memberikan penghasilan warga binaan meski mereka masih berada di dalam rutan Surakarta. (rls)

Berita Terbaru

Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng

SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...

Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...

Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Curhat Presiden, Ini Kisahnya

BALI,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi calon siswa dan orang tua saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu,...

Rusa Makan Sampah di Kota Solo Viral, Kenapa ?

SOLO,NEWSREAL.id– Kisah viral datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di pusat Kota Bengawan, dunia maya dihebohkan soal tingkah tidak alami sejumlah hewan tepatnya di...

Di Bali, Prabowo Ingin Sekolah Rakyat Ditambah

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). Di Pulau Dewata ini orang nomor satu di NKRI ini meminta fasilitas...

Hasil Ketahanan Pangan Laris Manis di CFD, Lapas Purwodadi Dorong Kemandirian Warga Binaan

PURWODADI,NEWSREAL.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui...

Kasus Penepiun Berkedok Investasi di Purwokerto agar Dilaporkan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah agar berani melapor ke pihak...

Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...

Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...

Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...

Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan

JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...

Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan

PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....

Leave a comment