Nasional

Diah Warih Anjari: Polri Harus Humanis, Demokrasi Butuh Kebebasan Bersuara

Tim Redaksi, Admin
Senin, 8 September 2025 15:07 WIB
Diah Warih Anjari: Polri Harus Humanis, Demokrasi Butuh Kebebasan Bersuara
NEWSREAL.ID - Founder Diwa Foundation sekaligus Ketua Ormas G-Nesia, Diah Warih Anjari. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Founder Diwa Foundation sekaligus Ketua Ormas G-Nesia, Diah Warih Anjari, menegaskan bahwa penempatan pejabat di tubuh Polri harus berlandaskan kecintaan terhadap NKRI dan rakyat, bukan sekadar urusan jabatan atau politik.

Menurutnya, reformasi Polri tidak bisa setengah hati, karena menyangkut langsung pada kualitas demokrasi Indonesia. “Pejabat Polri itu harus yang humanis, yang benar-benar mencintai NKRI dan rakyatnya. Kalau yang dipilih hanya mereka yang haus kekuasaan, yang terjadi hanyalah tindakan represif dan hilangnya kepercayaan publik,” tegas Diah Warih, Senin (8/9).

Ia menambahkan, Polri sebagai institusi pengayom seharusnya hadir untuk melindungi rakyat, bukan menakut-nakuti. Untuk itu, ia mendorong adanya perubahan mendasar dalam pola pikir, sistem komando, hingga mekanisme akuntabilitas di internal kepolisian.

Di sisi lain, Diah juga menekankan pentingnya jaminan kebebasan berekspresi di Indonesia. Menurutnya, menyampaikan aspirasi adalah hak rakyat dalam demokrasi, sepanjang dilakukan dengan santun dan tidak anarkis.

Bukan Kejahatan

“Penyampaian aspirasi itu bukan kejahatan. Selama disampaikan dengan cara yang damai dan tertib, Polri harus mendukung, bukan malah mengkriminalisasi,” ujarnya. Ia pun menyoroti penangkapan mahasiswa dan demonstran belakangan ini. Diah menegaskan, mereka yang menyuarakan aspirasi tidak boleh diperlakukan sebagai kriminal.

“Mahasiswa yang hanya menyampaikan pendapat harus segera dibebaskan. Saya menuntut agar mahasiswa yang saat ini masih ditahan segera dilepaskan, kecuali mereka yang terbukti melakukan aksi anarkis. Jangan semua disamaratakan seolah-olah bersalah,” tegasnya.

Menurutnya, kriminalisasi terhadap mahasiswa maupun demonstran hanya akan memperlebar jarak antara rakyat dan aparat. “Kalau rakyat tidak bisa lagi bersuara, apa artinya demokrasi? Polri seharusnya menjadi pelindung kebebasan berekspresi, bukan penghambatnya,” lanjut Diah.

Diah menutup pernyataannya dengan desakan agar pemerintah dan pimpinan Polri serius melakukan reformasi menyeluruh. “Bangun Polri yang humanis, adil, transparan, dan berpihak pada rakyat. Itu baru wajah sejati aparat pengayom negara,” pungkasnya. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment