Regional

Permohonan Ganti Nama Gusti Purbaya Ditolak PN Surakarta

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 14 Desember 2025 00:39 WIB
Permohonan Ganti Nama Gusti Purbaya Ditolak PN Surakarta
NEWSREAL.ID - MENUJU SITI HINGGIL: Pakoe Boewana (PB) XIV Purbaya berjalan menuju ke Siti Hinggil untuk membacakan sabda dalem sebagai penerus takhta Keraton Solo, Sabtu (15/11). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pengadilan Negeri (PN) Surakarta menolak permohonan Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Purbaya yang mengajukan perubahan nama menjadi Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (S.I.S.K.S) Pakoe Boewono XIV.

Putusan tersebut menegaskan bahwa permohonan ganti nama itu tidak dapat diterima secara hukum. Berdasarkan data dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Surakarta, permohonan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 153/Pdt.P/2025/PN Skt sejak Rabu, 19 November 2025.

Baca juga: PB XIV Purbaya Tancap Gas Susun “Kabinet” Keraton Solo

Dalam petitumnya, KGPH Purbaya meminta pengadilan mengabulkan permohonan ganti nama yang tercantum dalam KTP, sekaligus memberikan izin perubahan tanda tangan serta memerintahkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surakarta menerbitkan KTP baru sesuai nama yang dimohonkan.

Namun, majelis hakim menyatakan permohonan tersebut tidak dapat diterima. Dalam amar putusannya disebutkan, “Menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklaard).”

Syarat Formal

Humas PN Surakarta, Aris Gunawan, menjelaskan bahwa perkara tersebut diputus oleh hakim tunggal Agung Wicaksono pada Kamis (11/12). Menurutnya, penolakan dilakukan karena permohonan tidak memenuhi syarat formal yang ditentukan dalam pengajuan perubahan nama.

“Selain tidak memenuhi syarat formal, hakim juga mempertimbangkan bahwa permohonan tersebut berpotensi menimbulkan sengketa,” ujar Aris, Jumat (12/12).

Baca juga: Kubu Purbaya Pertimbangkan Jalur Hukum, Takhta Keraton Solo Memanas

Sebelumnya, KGPH Purbaya sempat mendeklarasikan diri sebagai penerus takhta Keraton Surakarta pada Rabu (5/11), beberapa hari setelah wafatnya Pakubuwono XIII. Anak bungsu raja tersebut menyebut dirinya sebagai S.I.S.K.S Pakoe Boewono XIV.

Namun, perkembangan selanjutnya menunjukkan adanya dinamika internal di Keraton Surakarta. Dalam rapat yang digelar di Sasana Handrawina pada Kamis (13/11), Mangkubumi dinobatkan sebagai Pangeran Pati atau calon penerus takhta Keraton Surakarta. (tb)

Berita Terbaru

Warga Bibis Baru Solo Desak STOP Operasional Tower BTS, Diwa : Nyawa dan Keselamatan Warga Lebih Berharga

SOLO,NEWSREAL.id — Kantor Satpol Kota Solo, Jawa Tengah di geruduk belasan warga dari Kampung Bibis Baru, Nusukan RT 01 dan RT 02, RW 24, Banjarsari,...

Soroti Kasus Pencuri Tewas Dikeroyok Massa, Diwa Foundation: Tegakkan Hukum dan Keadilan

DiwaJAKARTA, NEWSREAL.com– Di balik peristiwa yang kini menjadi perhatian publik, tangis seorang anak menjadi pengingat bahwa setiap tindak kekerasan meninggalkan dampak panjang bagi keluarga yang...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

Gubernur Jateng Tunjuk Eko Sapto Purnomo Jadi Plt Bupati Sukoharjo

SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani ditetapkan sebagai...

Cegah “Bullying”, Mendikdasmen Imbau Identitas Terduga Pelaku Teror Bom SDN Jaksel Tak Diumbar

JAKARTA,NEWSREAL.id-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta seluruh pihak menjaga kerahasiaan identitas terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta...

Dorong Keadilan Korektif, LOGIS 08 Minta Penanganan Dugaan Korupsi Utamakan Pemulihan Kerugian Negara

JAKARTA,NEWSREAL.id – Organisasi LOGIS 08 mendorong aparat penegak hukum mengedepankan pendekatan keadilan korektif (corrective justice) dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Pendekatan tersebut dinilai tidak...

Soal Perlindungan Lahan Pertanian dan Penanganan Sampah, Pemprov Jateng Targetkan 26 Daerah Ini

SEMARANG,NEWSREAL.id-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penyelesaian dua persoalan lingkungan yang dinilai semakin mendesak, yakni alih fungsi lahan pertanian dan pengelolaan sampah, terutama di kawasan...

Kronologi dan Fakta Lengkap Kecelakaan Maut di Indramayu, 13 Tewas

INDRAMAYU, NEWSREAL.id – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, setelah kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil pikap pengangkut rombongan pengantar pengantin dan truk tronton...

Perkuat Pendidikan Inklusif, Pemerintah Percepat Revitalisasi SLB hingga Digitalisasi Pembelajaran

KENDAL, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pembangunan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus melalui revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, dan peningkatan kompetensi guru. Langkah tersebut menjadi bagian...

4 Juta Anak Belum Sekolah, Kemensos Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah terus dipercepat. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan Presiden memberikan...

KPK Bergerak di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Terjaring OTT

SOLO,NEWSREAL.id– Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/7/2026). Namun demikian, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif dan belum...

Bupati Kendal Tegaskan Keterbukaan Informasi Wajib Jadi Budaya di Seluruh Sekolah Dasar

KENDAL, NEWSREAL.id – Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat tata kelola pendidikan yang transparan melalui penguatan budaya keterbukaan informasi di lingkungan sekolah dasar. Bupati Kendal Dyah...

Leave a comment