Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Diwa : Prediksi Prabowo Tepat, Jangan Kekayaan Negara Mengalir ke Luar Negeri

Tim Redaksi, newsreal.id
Selasa, 7 Oktober 2025 13:13 WIB
Diwa : Prediksi Prabowo Tepat, Jangan Kekayaan Negara Mengalir ke Luar Negeri
NEWSREAL.ID - Ketua Umum G-Neia sekaligus Founder Diwa Foundation, Diah Warih Anjari. (Foto: Ist)

*Pemerintah Turun Tangan ke Tambang Ilegal

JAKARTA, newsreal.id – Ketua Umum G-Nesia, Diah Warih Anjari memberikan dukungan seluas-luasnya atas langkah pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto dalam menangani kasus tambang ilegal di Bangka Belitung.

Turun tanganya orang nomor satu di Indonesia ini menandakan pemerintah kali ini tidak bermain-main atas permainan pihak-pihak yang mencabik-cabik kekayaan negera.

Baca : Ekonom: Aksi Tegas Prabowo Jadi Titik Balik Kepercayaan Dunia pada Indonesia

Diah Warih lalu mengajak untuk mengingatkan kembali apa yang disampaikan Prabowo Subianto yang saat itu maju sebagai capres dalam Pilpres 2019. Dalam bukunya Paradoks Indonesia dan Solusinya, secara tegas Prabowo menyatakan bahwa, penyakit paling mendesak dari tubuh ekonomi Indonesia saat ini adalah mengalir keluarnya kekayaan nasional dari wilayah Indonesia.

“Terlalu besar hasil ekonomi Indonenesia yang disimpan dan dimanfaatkan di luar negeri,” kata Diah Warih mengutip buku yang tayang versi digital 2023 ini.

Kerja Rodi

Prabowo dalam buku tersebut secara tegas menyampaikan bertahun-tahun kekayaan Indonesia tiap tahun mengalir ke luar negeri. Dan kekayaan Indonesia tidak tiggal di Indonesia.

“Saya mengutip apa yang disampaikan Pak Prabowo, bahwa kita seluruh bangsa Indonesia saat ini sedang kerja rodi. Kita sedang kerja baktu untuk orang lain. Bekerja kersa di Indonesia untuk memperkaya bangsa lain. Kita seperti indekos di rumah sendiri,” ungkap Pembina DPP Tani Merdeka ini.

Seperti diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan Aset Barang Rampasan Negara (BRN) dari kasus tambang ilegal di Bangka Belitung kepada PT Timah Tbk.

Penyerahan aset senilai Rp6 hingga Rp7 triliun itu berlangsung di Smelter PT Tinindo Internusa, Kota Pangkal Pinang, Senin (6/10).

ASET TAMBANG ILEGAL: Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan Aset Barang Rampasan Negara (BRN) dari kasus tambang ilegal di Bangka Belitung kepada PT Timah Tbk, Senin (6/10). (Foto: Setkab)

Baca : Di Hadapan 133 Ribu Prajurit, Prabowo Instruksikan Modernisasi Organisasi TNI

Tambang Ilegal

Presiden Prabowo turut menyaksikan langsung momen tersebut, yang disebutnya sebagai langkah penting pemerintah untuk memulihkan kerugian negara akibat praktik tambang ilegal.

Presiden menyebut, nilai aset dari enam smelter dan barang-barang yang disita mendekati Rp7 triliun. Angka ini belum termasuk tanah jarang (rare earth/monasit) yang nilainya bisa jauh lebih besar.

Bangsa Indonesia, lanjut Prabowo, tidak boleh lagi membiarkan praktik serupa terjadi karena menyangkut kedaulatan ekonomi dan pengelolaan sumber daya strategis. Diketahui, Bangka Belitung menyimpan sekitar 91 persen cadangan timah nasional (2,16 juta ton bijih timah di 496 lokasi) serta 95 persen potensi logam tanah jarang Indonesia.

Timah dan logam tanah jarang kini menjadi komoditas strategis dunia karena digunakan untuk kebutuhan industri elektronik, kendaraan listrik, turbin angin, hingga pertahanan.

Enam smelter ilegal yang disita kini akan dikelola PT Timah bersama masyarakat. Presiden memastikan pemerintah berkomitmen untuk memberantas tambang ilegal sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi bangsa. (Bun)

Baca : Prabowo Instruksikan Evaluasi Seluruh Bangunan Pesantren

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Leave a comment