Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

OTT Bupati Ponorogo, KPK Sita Uang Tunai dari Lokasi Penangkapan

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 8 November 2025 17:18 WIB
OTT Bupati Ponorogo, KPK Sita Uang Tunai dari Lokasi Penangkapan
NEWSREAL.ID - SIAP DIPERIKSA: Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko berjalan menuju ruang pemeriksaan setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (8/11). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat daerah. Kali ini, giliran Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang diamankan bersama sejumlah pihak atas dugaan tindak pidana korupsi terkait mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Dalam operasi tersebut, KPK menyita sejumlah uang tunai dalam bentuk rupiah. Namun, jumlah pastinya belum diungkap ke publik. “Tim mengamankan sejumlah uang tunai dalam bentuk mata uang rupiah,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta, Sabtu (8/11).

Budi menegaskan bahwa tim penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan untuk mendalami dugaan transaksi suap dan menentukan status hukum mereka. Berdasarkan ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menetapkan status tersangka.

Tujuh Orang

Dari 13 orang yang ditangkap dalam operasi tersebut, tujuh orang telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta dalam dua kloter. Kloter pertama terdiri atas Bupati Sugiri Sancoko, Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono, Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Yunus Mahatma, Kepala Bidang Mutasi Setda Ponorogo, serta dua pihak swasta. Adapun kloter kedua mencakup orang kepercayaan Bupati berinisial KPU.

Kegiatan OTT di Ponorogo ini menjadi operasi tangkap tangan ketujuh KPK sepanjang tahun 2025. Lembaga antirasuah sebelumnya telah melakukan serangkaian OTT di berbagai daerah dan kementerian, mulai dari Sumatera Selatan hingga Riau.

Pertama, OTT anggota DPRD dan pejabat Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada Maret 2025. Keuda, OTT proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara (Juni).

Lalu pada Agustus, ada tiga kegiatan OTT yakni di Jakarta, Kendari, dan Makassar terkait proyek RSUD Kolaka Timur, OTT kasus suap pengelolaan kawasan hutan di Jakarta dan OTT dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kemenaker yang menyeret Wakil Menteri Ketenagakerjaan saat itu, Immanuel Ebenezer.

Dua terakhir pada November ini yaitu OTT Gubernur Riau Abdul Wahid dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemprov Riau serta OTT di Ponorogo yang menambah daftar panjang pejabat daerah yang terjaring operasi KPK di 2025. (tb)

Berita Terbaru

Napi singgah kedai kopi, Dipindahkan ke Lapas Pengamanan Maksimum Nusakambangan

JAKARTA, NEWSREAL.id – Lapas dengan pengamanan maksimum di Nusakambangan menjadi lokasi pemindahan narapidana korupsi bernama Supriadi. Nama napi Nn yang viral di internet dan media...

BPA Fair 2026, Terobosan Perdana Lelang Libatkan Menkeu dan Bank Himbara

JAKARTA, NEWSREAL.id – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung RI melakukan terobosan perdana dalam penjualan lelang yang transparan dan akuntabel. Dalam acara BPA Fair 2026 digelar...

Korupsi Fasilitas Kredit Tuntutan 16 Penjara Tahun bagi Dua Bos Sritex

JAKARTA,NEWSREAL.id – Duo bersaudara yang juga bos PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, dituntut hukuman 16 tahun penjara dalam kasus korupsi fasilitas...

Jaksa Agung Larang Kriminalisasi Kepala Desa, Ini Penyebabnya

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kepala Desa di Indonesia agar tidak ditersangkakan. Mereka dipilih dari orang-orang yang tadinya tidak tahu apa yang dinamakan dengan administrasi pemerintahan. Para...

Penusukan Ketua DPD Golkar Maltra Bermotif Masalah Pribadi

JAKARTA, newsreal.id – Polisi akhirnya mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36), dua orang yang diduga terlibat dalam penusukan terhadap Ketua...

Nus Kei Ditusuk Atlet MMA, Golkar Meminta Kader tidak Terprovokasi

MALUKU, newsreal.id – Sebuah peristiwa mengejutkan viral di media sosial beberapa saat lalu. Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia ditusuk orang dikenal di area...

Viral Napi Ngopi di Kedai, Kepala Rutan Kendari Langsung Dinonaktifkan

KENDARI, newsreal.id – Kepala Rutan Kelas II A Kendari Rikie Umbaran harus menjalani sanksi keras dengan dinonaktifkan buntut dari narapidana kasus korupsi Supriadi kedapatan ngopi....

Kasus Korupsi, Ada Aliran Dana Rp 1,5 miliar ke Hery Susanto Melalui PT TSHI

JAKARTA,newsreal.id – Ketua Ombudsman RI Hery Susanto yang baru saja dilantik Presiden RI Prabowo Subianto terjerat kasus korupsi. Ia diduga menerima uang suap senilai Rp1,5...

Polda Metro Jaya Terima Laporan korban kekerasan Seksual kampus Terkenal di Jaksel

JAKARTA,newsreal.id – Kepolisian sudah menerima laporan dugaan korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang terjadi di lingkungan universitas terkenal di kawasan Jakarta Selatan. Dalam laporan...

Pakai Modus Baru, WN Kazakhstan Selundupkan 2,5 Kg Kokain

DENPASAR,newsreal.id – Hasil kerja sama antara Ditresnarkoba Polda Bali dan Bea Cukai Ngurah Rai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis kokain seberat lebih dari 2,5 kilogram...

Tersangka Korupsi Menghadap Sang Illahi, Perkara Dihentikan KPK

JAKARTA,newsreal.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mempersiapkan penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap tersangka korupsi meninggal dunia. Tersangka kasus dugaan korupsi yang menutup...

Diduga Hasil Perasan, KPK Sita Uang Rp 2,7 dan Barang Merah dari Bupati Tulungagung

JAKARTA,newsreal.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan status tersangka kepada Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo atas tuduhan kasus pemersan. Ia pun mengenakan rompi oranye di...

Leave a comment