Nasional

Gandeng Bank Dunia, Pemerintah Siapkan Rp24,5 Triliun untuk Tangani Rumah Kumuh

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 20 Juni 2025 23:27 WIB
Gandeng Bank Dunia, Pemerintah Siapkan Rp24,5 Triliun untuk Tangani Rumah Kumuh
NEWSREAL.ID - KAWASAN KUMUH: Salah satu kawasan kumuh di tepi sungai di Jakarta. Pemerintah menganggarkan Rp 24,5 triliun untuk memperluas program penanganan kawasan kumuh di Indonesia. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA – Pemerintah menggandeng Bank Dunia untuk memperluas program penanganan kawasan kumuh di Indonesia melalui skema pinjaman senilai Rp24,5 triliun.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian sekaligus mendukung program 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fitrah Nur, mengatakan dana pinjaman tersebut akan digunakan secara menyeluruh, tak hanya untuk penataan kawasan, tetapi juga renovasi rumah tak layak huni.

“Selama ini kita hanya menata lingkungannya. Sekarang, rumah-rumah di kawasan kumuh juga akan dibedah agar penanganannya tuntas satu paket,” jelasnya, Jumat (20/6). Pinjaman ini juga akan memperkuat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, dengan pendekatan yang lebih produktif.

Pemerintah merancang agar rumah yang direnovasi juga bisa mendukung kegiatan ekonomi keluarga, seperti homestay atau kios usaha rumahan. Selain itu, pemerintah berencana menyalurkan insentif bagi pengembang yang membangun rumah vertikal murah, seperti low-rise apartment dan hunian berbasis transportasi massal atau Transit Oriented Development (TOD).

“Kami ingin mendorong apartemen terjangkau untuk masyarakat menengah ke bawah agar mereka punya akses tinggal dekat pusat ekonomi dan transportasi,” tambah Fitrah.

Assesmen Lanjutan

Seluruh rencana program telah diajukan ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk dikaji sebelum diajukan ke Bank Dunia dalam proses asesmen lanjutan. Jika berjalan sesuai rencana, implementasi program ini diperkirakan baru bisa dimulai paling cepat pada tahun 2026.

Menteri PKP Maruarar Sirait sebelumnya mengungkapkan, pinjaman ini merupakan bagian dari kerja sama strategis dengan Bank Dunia senilai 1,5 miliar dollar AS (setara Rp24,5 triliun), dengan bunga sekitar 6-7 persen. “Tawaran ini sedang kami kaji untuk memastikan sinergi dengan program prioritas nasional,” kata Ara.

Dengan skema pembiayaan ini, pemerintah berharap dapat mempercepat penyediaan hunian yang layak, produktif, dan berkelanjutan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus menekan angka permukiman kumuh di wilayah perkotaan dan pinggiran. (tb)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Diawali Suara Petir, Kilang Pertamina Cilacap Terbakar Pimpinan PT Pertamina...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Leave a comment