Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Kemiskinan Perkotaan Naik, BPS: Disparitas Desa-Kota Masih Lebar

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 27 Juli 2025 21:40 WIB
Kemiskinan Perkotaan Naik, BPS: Disparitas Desa-Kota Masih Lebar
NEWSREAL.ID - KEMISKINAN EKSTREM: Seorang warga memanfaatkan sisi rel kereta api sebagai tempat tinggal dan mencari nafkah dengan mengumpulkan barang-barang bekas, di kawasan permukiman kumuh perkotaan. Kondisi ini mencerminkan potret kemiskinan ekstrem yang masih terjadi di tengah pesatnya pembangunan kota. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di wilayah perkotaan mengalami kenaikan pada Maret 2025. Persentase penduduk miskin di kota tercatat sebesar 6,73 persen, naik 0,07 poin persentase dibanding September 2024 yang sebesar 6,66 persen.

“Penduduk miskin di kota mengalami sedikit peningkatan jika dibandingkan kondisi sebelumnya,” ujar Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers, Jumat (25/7).

Sebaliknya, angka kemiskinan di perdesaan justru turun. Dari 11,34 persen pada September 2024 menjadi 11,03 persen pada Maret 2025, atau turun 0,31 poin persentase. Meski demikian, kesenjangan kemiskinan antarwilayah masih cukup mencolok, di mana angka kemiskinan di desa hampir dua kali lipat dibanding kota.

Secara nasional, jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 23,85 juta orang atau 8,47 persen dari total populasi. Angka ini menurun sekitar 200 ribu orang dibandingkan periode sebelumnya, menunjukkan tren penurunan kemiskinan sejak Maret 2023.

Kebutuhan Dasar

BPS juga melaporkan kenaikan garis kemiskinan, yaitu pengeluaran minimum untuk kebutuhan dasar. Pada Maret 2025, garis kemiskinan nasional tercatat sebesar Rp609.160 per kapita per bulan, naik 2,34 persen dari September 2024. Rinciannya, garis kemiskinan di perkotaan Rp629.561 (naik 2,24 persen) dan di perdesaan Rp580.349 (naik 2,42 persen).

Komoditas makanan masih menjadi kontributor utama dalam struktur garis kemiskinan, menyumbang 74,58 persen, sementara komoditas nonmakanan menyumbang 25,42 persen.

Tren penurunan kemiskinan secara umum menjadi sinyal positif, namun kenaikan di wilayah perkotaan dan disparitas dengan desa menjadi tantangan baru bagi pemerintah dalam menjaga pemerataan kesejahteraan. (tb)

Berita Terbaru

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Setor Rp17 Triliun ke Dewan Perdamaian Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak pernah berjanji maupun berkomitmen memberikan dana sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17 triliun untuk bergabung...

Mensos: Efisiensi Anggaran Tak Akan Sentuh Bansos

NEWSREAL.ID, SURABAYA- Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto tidak akan berdampak pada bantuan sosial (bansos)...

Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret, Polri Imbau WFA untuk Hindari Penumpukan Kendaraan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai potensi kemacetan saat arus balik Lebaran 2026. Langkah...

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Leave a comment