Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Perlengkapan Sekolah Rakyat Siap Akhir Agustus, Pembelajaran Segera Dimulai

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 30 Juli 2025 11:24 WIB
Perlengkapan Sekolah Rakyat Siap Akhir Agustus, Pembelajaran Segera Dimulai
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul didampingi Mendikdasmen, Abdul Mu’ti memberikan keterangan sesuai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/7) malam. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menargetkan pengadaan perlengkapan pendukung Sekolah Rakyat rampung pada akhir Agustus atau awal September 2025. Perlengkapan yang dimaksud mencakup seragam, laptop, dan berbagai kebutuhan belajar lainnya.

“Sampai sekarang kita masih proses pengadaan untuk seragam, laptop, dan kebutuhan lainnya. Insyaallah bisa dibagikan pada akhir Agustus atau awal September,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/7).

Pengadaan tersebut ditujukan untuk menunjang proses pembelajaran formal yang akan dimulai setelah masa matrikulasi. Saat ini, ribuan siswa baru masih menjalani tahapan awal berupa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sosialisasi, dan adaptasi lingkungan belajar.

“Pembelajaran formal baru dimulai setelah masa matrikulasi. Jadi setelah MPLS ini, ada proses sosialisasi dan adaptasi dulu,” jelas Gus Ipul.

Kegiatan Orientasi

Sebanyak 63 dari 100 Sekolah Rakyat tahap pertama telah resmi beroperasi sejak 14 Juli lalu. Total 6.130 siswa dari berbagai daerah kini telah menempati asrama dan mengikuti kegiatan orientasi hingga 20 Juli.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memberi akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, berdasarkan Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sekolah ini berbasis asrama dan melayani jenjang SD, SMP, hingga SMA. Pada siang hari, siswa mengikuti pelajaran akademik formal, sementara malam hari diisi dengan penguatan karakter melalui materi agama, kepemimpinan, dan keterampilan hidup.

Gus Ipul menambahkan bahwa Kementerian Sosial juga menyiapkan dukungan pembelajaran digital sebagai bagian dari proses adaptasi pendidikan, termasuk kurikulum dan perangkatnya yang kini tengah disusun Satgas pelaksana.

Hingga akhir Juli 2025, Kemensos menargetkan seluruh 100 sekolah rintisan dapat beroperasi penuh. Pemerintah berharap program ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. (tb)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment