Nasional

Soal Privatisasi Pulau di Bali, Nusron dan Koster Saling Klarifikasi

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 9 Juli 2025 20:39 WIB
Soal Privatisasi Pulau di Bali, Nusron dan Koster Saling Klarifikasi
NEWSREAL.ID - RAPAT BERSAMA: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid saat Rapat Bersama Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Rabu (9/7). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid menanggapi bantahan Gubernur Bali I Wayan Koster yang menyatakan tidak ada pulau kecil di Bali yang dimiliki asing.

Menurut Nusron, persoalannya bukan soal kepemilikan formal, melainkan soal penguasaan fisik di lapangan. “Kalau dari segi sertifikat memang tidak ada yang dimiliki asing. Tapi secara fisik, beberapa pulau memang dikuasai, misalnya lewat nominee atau kerja sama dengan warga lokal,” ujar Nusron di Kompleks Parlemen, Rabu (9/7).

Ia menambahkan bahwa tidak ada yang keliru dari pernyataan keduanya jika dilihat dari sudut yang berbeda. Di DPR pun, kata Nusron, ia tidak pernah menyebut soal kepemilikan, melainkan penguasaan.

Untuk mencegah potensi ancaman terhadap kedaulatan, Nusron mengusulkan agar ke depan, regulasi mengenai investasi di pulau-pulau terluar diperketat. Salah satu usulan adalah mayoritas kepemilikan atau saham harus tetap di tangan warga negara Indonesia.

“Kalau ada kerja sama investasi, kita dorong agar mayoritas pemegang sahamnya bukan asing. Harus tetap orang Indonesia atau pemerintah,” jelasnya.

Pentingnya Sertifikasi

Terkait status hukum pulau-pulau kecil, Nusron juga menekankan pentingnya sertifikasi semua tanah non-kawasan hutan. Ini termasuk dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang saat ini dijalankan oleh kementeriannya.

“Semua tanah yang bukan hutan wajib kita sertifikasi. Itu berlaku untuk masyarakat biasa maupun pemodal besar. Tapi sertifikasi bukan berarti kepemilikan penuh,” kata Nusron.

Ia menegaskan bahwa satu orang atau satu badan hukum tidak boleh memiliki 100 persen sebuah pulau kecil. Tergantung status dan peruntukannya, tanah bisa diberikan dalam bentuk Hak Guna Usaha (HGU), Hak Pakai, atau skema lain.

Sebelumnya, Gubernur Bali I Wayan Koster menyebut bahwa tidak ada pulau kecil di Bali yang dimiliki oleh asing. Menurutnya, keberadaan WNA di sejumlah pulau hanya sebatas sebagai investor yang membangun fasilitas pariwisata.

Namun, untuk mencegah penyalahgunaan, Pemprov Bali telah membentuk tim khusus untuk mengawasi dan menertibkan investasi asing di wilayahnya. (tb)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Pengusaha Wanti-wanti Risiko Fiskal di Balik Penahanan Harga BBM Pimpinan...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Leave a comment